- Fadly Alberto Hengga terancam sanksi PSSI setelah melakukan tendangan kungfu saat laga Bhayangkara FC kontra Dewa United.
- Insiden di Stadion Citarum pada 19 April 2026 dipicu oleh tensi tinggi serta keputusan wasit yang kontroversial.
- Manajemen Bhayangkara FC dan Dewa United telah menempuh jalur damai, sementara Fadly berkomitmen mengevaluasi diri dan lanjut berkarier.
Ia secara spesifik menyoroti kepemimpinan wasit Fero Arsanto yang dinilai bermasalah dalam mengontrol jalannya laga di Stadion Citarum pada Minggu (19/4/2026) lalu.
"Mungkin waktu pertandingan karena tensi tinggi juga, panas karena sama-sama mengejar poin," ungkap pemain berbakat asal Papua tersebut.
"Cukup... mungkin dari kepemimpinan wasit juga sedikit bermasalah, itu yang menjadikan pemicu dari kita," sambungnya menjelaskan alasan di balik meledaknya amarah tim.
Protes yang Berujung Kericuhan
Protes keras sebenarnya sempat dilayangkan para pemain Bhayangkara FC ketika wasit tetap mengesahkan gol lawan yang dianggap kontroversial.
Kejadian yang tidak diinginkan tersebut akhirnya meledak setelah adanya akumulasi kekecewaan terhadap keputusan-keputusan pengadil lapangan.
Fadly menegaskan bahwa dirinya siap melakukan evaluasi mendalam terhadap perilaku pribadinya maupun kedisiplinan tim di masa mendatang.
"Kita sempat protes dan golnya tetap disahkan. Itu menjadi pemicu kejadian yang tidak diinginkan. Ke depannya saya akan melakukan evaluasi dari diri dan tim," pungkasnya.
Latar Belakang Insiden di Stadion Citarum
Baca Juga: Tidak Hanya dari Eropa, Timnas Indonesia Pernah Punya Pemain Naturalisasi dari Tanah Afrika
Insiden kekerasan yang melibatkan Fadly Alberto Hengga terjadi dalam laga panas pekan ke-33 Elite Pro Academy antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20.
Aksi tendangan kungfu yang menyasar bagian punggung pemain lawan, Rakha Nurkholis, sempat menjadi viral di media sosial dan mengundang kecaman luas dari publik.
PSSI melalui Komite Disiplin saat ini tengah memproses laporan pertandingan tersebut guna menjatuhkan vonis yang bisa berdampak pada status Fadly di Timnas Indonesia U-20.
Berita Terkait
-
Bongkar Resep Performa Solidnya, Jay Idzes: Selalu Berpikir Saya yang Terbaik
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
RUU HAM Ditargetkan Rampung 2026, Pemerintah Klaim Prosesnya Terbuka untuk Publik
-
3 HP Murah Tecno Terbaik Budget Rp1-2 Jutaan, Fitur Lengkap Sesuai Review
-
Sebagian Himbara Tak Lagi Miliki Bisnis Manajer Investasi, Sahamnya Dipegang Danantara
-
Selain Rudal Kiamat, Iran Kerahkan Hacker Lumpuhkan Jarigan Siber Vital Amerika Serikat
-
Masyarakat RI Makin Hidup Sehat, Bisnis Wellness Punya Peluang Moncer
-
Warna Lipstik OMG untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini 6 Shade yang Bikin Wajah Makin Cerah
-
Kejar Tayang, Kru Harry Potter Sebut Syuting Serial Berlangsung Brutal
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Pemerintah Siapkan Insentif untuk Pemilik Truk ODOL yang Mau Beralih ke Truk Standar
-
Review Serial The East Palace: Kisah Mistik Berdarah dari Kerajaan Joseon