-
Fadly Alberto terancam hukuman berat PSSI usai lakukan tendangan kungfu di lapangan hijau.
-
Pemain Bhayangkara FC tersebut mengaku terpancing emosi akibat buruknya kepemimpinan wasit pertandingan.
-
Mediasi damai dilakukan manajemen klub meski status Fadly di Timnas Indonesia tetap terancam.
"Mungkin ini juga musibah buat saya, cobaan, dan saya akan terus bekerja keras sebagaimana saya sampai sekarang," terang pemain berusia 17 tahun tersebut.
Ketegangan di lapangan hijau disebut-sebut meledak karena dorongan kompetisi yang sangat ketat antar tim.
Ambisi mengejar poin penuh membuat kontrol emosi para pemain muda ini mudah goyah selama pertandingan.
Selain faktor internal pemain, kualitas pengadil lapangan juga dituding menjadi sumbu ledak kericuhan yang terjadi.
Kepemimpinan wasit Fero Arsanto dianggap tidak tegas dalam mengambil keputusan krusial di area sensitif.
"Mungkin waktu pertandingan karena tensi tinggi juga, panas karena sama-sama mengejar poin. Cukup... mungkin dari kepemimpinan wasit juga sedikit bermasalah, itu yang menjadikan pemicu dari kita," ungkap Fadly Alberto.
Protes keras sempat dilayangkan para pemain Bhayangkara FC saat gol lawan disahkan dalam posisi kontroversial.
Keputusan tersebut membuat suasana semakin tidak terkendali hingga memicu aksi fisik yang seharusnya tidak ada.
Fadly berkomitmen melakukan evaluasi total terhadap sikap dan perilakunya agar kejadian serupa tidak terulang.
Baca Juga: Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
Kini publik menunggu keadilan dari Komdis PSSI untuk menegakkan regulasi tanpa mematikan potensi pemain muda.
"Kita sempat protes dan golnya tetap disahkan. Itu menjadi pemicu kejadian yang tidak diinginkan. Ke depannya saya akan melakukan evaluasi dari diri dan tim," pungkasnya.
Insiden ini bermula dari laga Elite Pro Academy U-20 pada Minggu, 19 April 2026 kemarin.
Aksi tendangan kungfu Fadly Alberto terekam jelas dan menjadi viral di berbagai media sosial.
Perselisihan ini sebelumnya sempat mereda setelah kedua manajemen klub sepakat menyelesaikan masalah secara damai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda