-
Arsenal lolos ke final Liga Champions setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1.
-
Diego Simeone menolak menyalahkan keputusan wasit terkait insiden penalti yang melibatkan Antoine Griezmann.
-
Atletico Madrid dipastikan mengakhiri musim tanpa gelar setelah tersingkir di semifinal dan liga.
Suara.com - Arsenal resmi mengamankan tiket final Liga Champions di Budapest setelah meredam perlawanan sengit Atletico Madrid dengan keunggulan agregat 2-1.
Kemenangan tipis satu gol tanpa balas di Stadion Emirates menjadi penentu berakhirnya napas perjuangan skuad asuhan Diego Simeone di kompetisi elit Eropa.
Laga ini menegaskan jurang perbedaan efektivitas antara kedua tim meskipun tim tamu sempat memberikan tekanan hebat di babak kedua.
Hasil ini memastikan ambisi Los Rojiblancos untuk menutup musim dengan trofi resmi berakhir dengan tangan hampa.
Kegagalan ini juga memicu perdebatan mengenai kepemimpinan wasit Daniel Siebert yang dinilai merugikan kubu perwakilan Spanyol tersebut.
Momen krusial terjadi pada menit ke-56 saat Antoine Griezmann tampak dijatuhkan oleh Riccardo Calafiori di area terlarang.
Namun wasit justru memberikan pelanggaran bagi Arsenal karena aksi Marc Pubill terhadap Gabriel yang terjadi beberapa saat sebelumnya.
Diego Simeone secara mengejutkan memilih untuk tidak menjadikan insiden tersebut sebagai tameng atas kegagalan timnya melaju ke partai puncak.
"Saya tidak akan fokus pada sesuatu yang sederhana seperti insiden Griezmann," ujar Simeone dalam konferensi pers usai pertandingan.
Baca Juga: Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
"Sudah jelas, itu adalah pelanggaran. Wasit mengatakan ada pelanggaran oleh Marc [Pubill] terhadap salah satu pemain mereka," lanjut pelatih asal Argentina tersebut.
Simeone menegaskan bahwa mencari kesalahan orang lain hanya akan menjadi upaya mencari pembenaran yang tidak perlu.
"Saya tidak akan fokus pada hal itu. Itu akan menjadi alasan, dan saya tidak ingin membuat alasan," tegasnya kepada awak media.
Meskipun tersingkir, sang pelatih mengaku tetap memiliki ketenangan batin karena para pemainnya telah berjuang melampaui batas kemampuan mereka.
Ia merasa bangga karena Atletico mampu bersaing di level tertinggi melawan klub-klub yang memiliki kekuatan finansial jauh lebih besar.
"Kami sampai di tempat yang tidak dibayangkan siapa pun, bersaing dengan tim dengan kekuatan luar biasa," tutur Simeone.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin