-
Persija Jakarta menjamu Persib Bandung di Stadion Segiri Samarinda karena kendala izin keamanan.
-
Pelatih Mauricio Souza optimis Jakmania seluruh Indonesia akan memadati tribune stadion di Kalimantan.
-
Dukungan suporter menjadi elemen fundamental bagi motivasi pemain Persija dalam memenangkan duel klasik.
Suara.com - Persija Jakarta membawa ambisi besar untuk menaklukkan Persib Bandung meskipun harus bermain di tempat netral.
Klub berjuluk Macan Kemayoran ini tetap mematok target kemenangan pada laga pekan ke-32 Super League 2025/2026.
Optimisme ini muncul meski pertandingan bertajuk el clasico Indonesia tersebut digeser ke Stadion Segiri, Samarinda.
Ketajaman strategi Mauricio Souza akan diuji dalam mempertahankan dominasi Persija atas rival abadi mereka pekan ini.
Kesiapan mental pemain menjadi fokus utama demi menjaga kehormatan tim di hadapan pendukung setia mereka nantinya.
Pemilihan Stadion Segiri dilakukan lantaran keterbatasan izin keamanan untuk menggelar pertandingan besar di wilayah Ibu Kota.
Pihak kepolisian memberikan arahan agar laga tensi tinggi ini sementara waktu tidak dilangsungkan di Jakarta.
Kendati demikian, pelatih Mauricio Souza sama sekali tidak merasa timnya kehilangan keuntungan bermain sebagai tuan rumah.
Juru taktik asal Brasil tersebut sangat yakin bahwa loyalitas suporter mereka tidak terbatas oleh jarak geografis.
Baca Juga: Persija vs Persib, Umuh Muchtar: Ini Final yang Sebenarnya
Kehadiran para pendukung setia diyakini akan membuat suasana Stadion Segiri berubah layaknya atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno.
"Saya yakin kami pasti akan mendapat dukungan di sana. Ada suporter Persija di seluruh Indonesia," kata Souza kepada awak media.
Souza menilai basis massa Jakmania yang tersebar luas menjadi modal berharga bagi timnya saat bertandang ke luar Jawa.
"Ke mana pun kami pergi, selalu ada suporter Persija. Saya percaya akan ada Jakmania di sana yang mendukung kami,” jelasnya.
Energi yang disalurkan dari bangku tribune dianggap sebagai bahan bakar utama para pemain untuk terus berlari sepanjang laga.
Sinergi antara tim dan suporter diharapkan menjadi kunci sukses dalam memecah kebuntuan permainan di lapangan hijau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Punya Modal Berharga Buat Bongkar Pertahanan Persib Bandung