-
Ismael Diaz targetkan kemenangan perdana Panama di Piala Dunia 2026 lawan tim-tim raksasa.
-
Mentalitas jalanan menjadi modal utama Diaz hadapi Inggris dan Kroasia di Grup L.
-
Panama beralih dari sekadar peserta menjadi tim kompetitif dengan target poin penuh tahun depan.
Target utama yang dipatok Diaz adalah mempersembahkan kemenangan pertama bagi negaranya sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia. Ia membayangkan euforia luar biasa jika misi tersebut berhasil dituntaskan pada laga pembuka nanti.
“Wow! Saya tidak tahu. Itu adalah keinginan terbesar kami saat ini. Akan luar biasa jika itu terjadi di pertandingan pertama kami, untuk mendapatkan kemenangan itu. Emosi kami, kebahagiaan kami tidak akan ada batasnya,” pungkasnya.
Diaz ingin terus membuktikan bahwa anak jalanan dari Tocumen bisa memberikan kebahagiaan bagi seluruh rakyat Panama. Dedikasinya terhadap seragam tim nasional tetap menjadi prioritas utama hingga tahun-tahun mendatang dalam karier sepak bolanya.
“Saya selalu menempatkan Panama di atas alas tiang. Saya selalu berusaha memberikan kegembiraan kepada semua orang dan saya yakin semua rekan tim saya juga merasakan hal yang sama,” tutup sang penyerang.
Panama tergabung dalam Grup L Piala Dunia 2026 yang diisi oleh kekuatan sepak bola dunia seperti Inggris, Kroasia, dan Ghana. Ismael Diaz menjadi figur sentral mengingat pengalamannya yang sudah mencicipi atmosfer Piala Dunia sejak usia muda di Rusia 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri