- Timnas Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel mempersiapkan diri untuk berlaga pada Piala Dunia 2026 mendatang.
- Tuchel menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan kedalaman skuad berbakat demi mengakhiri puasa gelar juara dunia selama 60 tahun.
- Manajemen kebugaran fisik melalui rotasi pemain menjadi kunci utama tim pelatih menghadapi ketatnya kompetisi di Amerika Utara.
Suara.com - Timnas Inggris tengah memasuki fase akhir persiapan menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni mendatang.
Publik sepak bola Inggris menaruh harapan besar kepada skuad asuhan Thomas Tuchel untuk mengakhiri puasa gelar juara dunia yang sudah berlangsung selama 60 tahun.
Pelatih asal Jerman itu diprediksi akan mengandalkan formasi 4-2-3-1 guna memaksimalkan kualitas individu yang dimiliki The Three Lions.
Formasi Andalan Thomas Tuchel
Jordan Pickford diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar berkat pengalaman dan konsistensinya bersama tim nasional.
Lini belakang kemungkinan diisi Reece James, John Stones, Marc Guehi, dan Nico O’Reilly.
Kehadiran O’Reilly di posisi bek kiri dinilai menjadi solusi menarik untuk memperkuat sektor yang selama ini kerap menjadi kelemahan Inggris.
Di lini tengah, Declan Rice diproyeksikan berduet dengan Elliot Anderson sebagai pengatur ritme permainan.
Sementara itu, trio Bukayo Saka, Jude Bellingham, dan Anthony Gordon akan menopang Harry Kane yang tetap menjadi ujung tombak utama.
Baca Juga: Prediksi Starting XI Argentina di Piala Dunia 2026: Garang di Depan, Rapuh di Lini Belakang
Kekuatan dan Kelemahan Inggris
Kekuatan utama Inggris terletak pada kedalaman lini serang yang dipenuhi pemain muda berbakat dan berpengalaman.
Harry Kane masih menjadi andalan berkat ketajamannya di level tertinggi sepak bola Eropa.
Namun, Thomas Tuchel masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki organisasi pertahanan agar lebih solid menghadapi tim-tim elite dunia.
Duet John Stones dan Marc Guehi diharapkan mampu memberikan kestabilan di jantung pertahanan.
Di sisi lain, posisi Phil Foden dan Trent Alexander-Arnold di skuad inti disebut belum sepenuhnya aman karena persaingan yang semakin ketat.
Berita Terkait
-
BTS, Madonna hingga Shakira Resmi Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Brasil di Piala Dunia 2026: Tanpa Nomor 9 Murni, Andalkan Taktik Agresif!
-
Sebastian Soria Berpeluang Jadi Pemain Tertua Sepanjang Sejarah Piala Dunia di Skuad Qatar
-
Prediksi Starting XI Belgia di Piala Dunia 2026: Lukaku dan De Bruyne Masih Jadi Tumpuan
-
Terpuruk Hingga Bangkit, Cerita Timnas Bosnia dan Herzegovina Comeback ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
12 Laga Tanpa Kalah, Casemiro Ukir Rekor Gila di Piala Dunia 2026
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
-
Air Mata Vinicius Jr Pecah di Piala Dunia 2026, Pesan Nenek Bikin Hati Tersayat
-
Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde
-
Dramatis! Gabriel Martinelli Hentikan Langkah Jepang, Brasil Menang 2-1
-
Bukan Sekadar Tempat Sampah! Rahasia Kantong Biru Suporter Jepang yang Bikin Stadion Spektakuler
-
Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual
-
Kanada Bukan Sekadar Tuan Rumah! Jesse Marsch Sebut Anak Asuhnya Pahlawan Negara