Bola / Bola Dunia
Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:25 WIB
Stadion SoFi, salah satu dari 16 venue untuk Piala Dunia 2026. (Tripadvisor)
Baca 10 detik
  • Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi turnamen paling kompleks dengan 48 negara peserta.
  • Tantangan geografis mencakup jarak antarkota hingga 4.500 kilometer yang menuntut manajemen perjalanan presisi bagi seluruh tim peserta.
  • Penyelenggaraan 104 pertandingan mengharuskan renovasi 16 stadion senilai Rp35 triliun untuk memenuhi standar teknis sepak bola FIFA.

Sebagian besar anggaran digunakan untuk mengganti rumput artifisial di stadion NFL menjadi rumput alami sesuai standar FIFA.

4. Rumput Stadion Diuji hingga 170 Kali

Perbedaan iklim di tiap kota membuat penyelenggara harus melakukan penelitian khusus terhadap kualitas rumput lapangan.

Pihak panitia menggandeng akademisi dari Universitas Tennessee, John Sorochan, untuk merancang kombinasi rumput terbaik.

Tim ahli melakukan 170 kali percobaan dan memasang sistem pencahayaan LED di stadion berkubah demi menjaga kualitas rumput tetap optimal.

5. Ribuan Kursi Stadion Dibongkar

Perbedaan ukuran lapangan antara american football dan sepak bola FIFA membuat sejumlah stadion NFL harus dirombak.

Tribun yang terlalu dekat dengan lapangan terpaksa dibongkar demi memenuhi standar keamanan FIFA.

Stadion SoFi di California dilaporkan harus menghapus 400 kursi penonton, sedangkan Stadion MetLife di New Jersey membongkar hingga 1.740 kursi.

Baca Juga: FIFA Mau Tambah Peserta Piala Dunia 2030, Peluang Timnas Indonesia Makin Terbuka

Selain itu, seluruh stadion juga diwajibkan melepas identitas sponsor komersial selama turnamen berlangsung.

Sebagai contoh, Stadion AT&T untuk sementara akan berganti nama menjadi Stadion Dallas selama Piala Dunia 2026 digelar.

Load More