- Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi turnamen paling kompleks dengan 48 negara peserta.
- Tantangan geografis mencakup jarak antarkota hingga 4.500 kilometer yang menuntut manajemen perjalanan presisi bagi seluruh tim peserta.
- Penyelenggaraan 104 pertandingan mengharuskan renovasi 16 stadion senilai Rp35 triliun untuk memenuhi standar teknis sepak bola FIFA.
Suara.com - Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dipastikan menjadi turnamen sepak bola paling kompleks sepanjang sejarah.
Melibatkan tiga negara sekaligus sebagai tuan rumah, turnamen ini menghadirkan tantangan logistik dan infrastruktur yang belum pernah terjadi sejak edisi perdana pada 1930.
Skala perhelatan yang masif memaksa otoritas lokal bekerja ekstra keras, mulai dari renovasi stadion hingga mengatur perjalanan antarkota yang sangat jauh bagi pemain dan suporter.
Mengutip laporan ANTARA, terdapat sejumlah fakta mencengangkan yang menggambarkan betapa rumitnya persiapan Piala Dunia 2026.
1. Jarak Antar Stadion Tembus 4.500 Kilometer
Tantangan terbesar penyelenggaraan di tiga negara berbeda adalah bentangan geografis yang sangat luas.
Jika diukur secara lurus, jarak dari Stadion BC Place di Vancouver, Kanada, menuju Stadion Hard Rock di Miami, Amerika Serikat, mencapai sekitar 4.500 kilometer.
Jarak tersebut menuntut manajemen perjalanan yang sangat presisi agar kebugaran pemain tetap terjaga sepanjang turnamen.
2. Rekor 104 Pertandingan dan 48 Negara Peserta
Baca Juga: FIFA Mau Tambah Peserta Piala Dunia 2030, Peluang Timnas Indonesia Makin Terbuka
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama dengan 48 negara peserta.
Penambahan jumlah peserta membuat total pertandingan meningkat drastis menjadi 104 laga.
Seluruh pertandingan akan digelar di 16 stadion, terdiri dari 11 stadion di Amerika Serikat, tiga stadion di Meksiko, dan dua stadion di Kanada.
3. Renovasi Stadion Sentuh Rp35 Triliun
Meski ketiga negara tuan rumah memiliki fasilitas olahraga modern, FIFA tetap meminta renovasi besar-besaran.
Berdasarkan data The Global Statistics, biaya renovasi 16 stadion diperkirakan mencapai dua miliar dolar AS atau lebih dari Rp35 triliun.
Berita Terkait
-
Mengejutkan! Harry Maguire Tak Masuk Daftar Skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026
-
Harry Maguire Dicoret dari Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 Meski Bawa MU ke Liga Champions
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia Juni vs Oman dan Mozambik di Stadion GBK
-
Neymar Alami Cedera Betis Ringan, Tetap Bela Brasil di Piala Dunia 2026?
-
Daftar Pemain Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026, Manuel Neuer Kembali!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
-
Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan Persija Susul Shin Tae-yong
-
Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta
-
Salah Besar! Pelatih Norwegia Serang FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Dicabut
-
Skandal Memalukan Piala Dunia 2026! Lobi Donald Trump Bikin FIFA Kehilangan Wibawa
-
Erling Haaland, Kylian Mbappe, Lionel Messi, Siapa Top Skor Piala Dunia 2026?
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil
-
Rahasia di Balik Tembok Pertahanan Timnas Argentina: Air Suci dan Kayu Aromatik
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia