- Luciano Spalletti menegaskan tidak akan mengundurkan diri sebagai pelatih Juventus meski performa tim sedang tidak stabil.
- Juventus wajib meraih kemenangan atas Torino pada Senin (25/5/2026) untuk menjaga peluang lolos ke Liga Champions.
- Spalletti tetap fokus membangun visi jangka panjang klub tanpa mempedulikan rumor terkait masa depan kepelatihannya tersebut.
Suara.com - Pelatih kepala Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan dirinya tidak memiliki niat untuk mengundurkan diri meski timnya berada di ambang kegagalan lolos ke Liga Champions musim depan.
Pernyataan itu disampaikan Spalletti jelang laga krusial Derby della Mole melawan Torino FC pada Senin (25/5/2026) dini hari WIB.
Posisi Juventus di klasemen Serie A saat ini tengah tertekan setelah disalip AC Milan dan AS Roma akibat hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir.
Spalletti Bantah Rumor Mundur
Rentetan hasil minor membuat masa depan Spalletti di Allianz Stadium mulai dipertanyakan. Rumor pengunduran diri pun mencuat setelah Juventus kalah 0-2 dari ACF Fiorentina pekan lalu.
Namun, mantan pelatih Timnas Italia itu menegaskan dirinya tidak pernah berpikir untuk meninggalkan klub di tengah situasi sulit.
"Awalnya semua orang membicarakan kontrak baru, lalu tiba-tiba berubah menjadi soal pengunduran diri," ujar Spalletti dikutip dari Antara.
"Itu tidak pernah terlintas di pikiran saya," lanjutnya seperti dikutip Football Italia.
Spalletti juga mengaku heran dengan berbagai spekulasi yang terus diarahkan kepadanya di tengah performa tim yang belum stabil.
Baca Juga: Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions, Damien Comolli Dikabarkan Segera Tinggalkan Klub
Tegaskan Fokus Bangun Juventus
Di tengah tekanan publik, Spalletti turut membantah rumor keretakan hubungannya dengan CEO Juventus, Damien Comolli.
Ia memastikan tidak pernah melakukan lobi atau meminta perlakuan khusus demi mempertahankan posisinya sebagai pelatih.
"Bila ada yang terlintas setelah hasil seperti itu, saya hanya menempatkan diri saya untuk kepentingan klub apabila mereka ingin membuat perubahan," tegasnya.
Menurut Spalletti, proyek besar Juventus tidak boleh hanya diukur dari lolos atau tidaknya ke Liga Champions dalam satu musim.
"Perencanaan berarti memiliki keberanian melihat lebih jauh dari sekadar hasil," ujarnya.
Berita Terkait
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit
-
Manchester United Incar Ederson dan Sandro Tonali untuk Liga Champions, Emang Bagus?
-
Sempat Cedera Lawan Paris FC, Ousmane Dembele Ungkap Kondisi Jelang Hadapi Arsenal
-
PSG vs Arsenal di Final Liga Champions, Meriam London Jangan Pesta Dulu
-
Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders Diincar Arsenal dan Juventus
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?