- Cremonese akan menghadapi Como 1907 pada laga penentuan Serie A musim 2025/2026, Senin (25/5/2026) dini hari WIB.
- Kemenangan atas Como menjadi syarat mutlak bagi Cremonese agar tidak terdegradasi ke Serie B musim depan.
- Cremonese harus menang dan berharap Lecce kalah atau imbang melawan Genoa agar bisa keluar dari zona degradasi.
Suara.com - Panggung kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A memasuki puncaknya malam ini.
Laga hidup mati akan dijalani oleh penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi bersama klubnya, Cremonese.
Tim berjuluk La Cremo tersebut dijadwalkan menjamu Como 1907 dalam laga pamungkas musim 2025/2026 yang akan digelar pada Senin (25/5/2026) dini hari WIB.
Pertandingan ini menjadi penentu mutlak bagi kelangsungan nasib Cremonese di kasta tertinggi Italia.
Bagi armada yang diperkuat oleh penyerang gaek Jamie Vardy tersebut, mengamankan poin penuh atas Como merupakan harga mati jika tidak ingin langsung terlempar ke Serie B.
Saat ini, Cremonese masih tertahan di peringkat ke-18 klasemen sementara Liga Italia dengan perolehan 34 poin.
Mereka hanya terpaut satu angka dari Lecce yang menempati peringkat ke-17 dengan 35 poin, yang merupakan batas terakhir zona aman untuk bertahan di kompetisi ini.
Kalkulasi matematis untuk bertahan di Serie A terbilang cukup pelik bagi Cremonese.
Jika mereka menelan kekalahan atau hanya mampu bermain imbang kontra Como 1907, La Cremo dipastikan akan langsung terdegradasi secara otomatis tanpa perlu memperhitungkan hasil akhir pertandingan antara Lecce melawan Genoa yang dimainkan pada jam yang sama.
Baca Juga: Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini
Skenario penyelamatan baru terbuka jika Cremonese memetik kemenangan. Tambahan tiga poin akan membuat nilai mereka menjadi 37 angka.
Dengan catatan tersebut, Cremonese wajib berharap agar Lecce terpeleset saat menghadapi Genoa, baik dengan hasil imbang maupun kalah.
Jika Lecce hanya mengemas tambahan satu poin (36 poin) atau kalah (35 poin), Cremonese otomatis menyalip ke peringkat 17 dan lolos dari jurang degradasi.
Menatap krusialnya laga penentu ini, Emil Audero menegaskan komitmen penuh skuadnya untuk tampil habis-habisan di atas lapangan hijau.
Meski demikian, kiper kelahiran Mataram tersebut mengakui bahwa menundukkan Como bukanlah perkara yang mudah.
"Lawan yang akan kami hadapi, Como, adalah lawan yang kuat dan sedang memainkan sepakbola terbaik mereka musim ini, tetapi pertandingan tidak selalu berjalan sesuai harapan," kata Audero, dilansir dari Cremona Sport.
Berita Terkait
-
2 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Degradasi, Satu Nama Jalani Penentuan Hari Ini
-
Profil Como 1907, Klub Liga Italia Milik Orang Indonesia Jadi Klub Papan Atas Serie A
-
Juventus Terpuruk dan Terancam Gagal ke Liga Champions, Spalletti Tetap Ogah Mundur
-
Bos Sassuolo Puji Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Disebut Investasi Terbaik
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Kudus dan Malang Lahirkan Juara Baru, Coach Timo Kantongi Nama Calon Pemain untuk MLSC All-Star
-
2 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Degradasi, Satu Nama Jalani Penentuan Hari Ini
-
Diego Simeone Paham Betul dengan Keputusan Pep Guardiola
-
Pecah! Festival Sepak Bola Rakyat 2026 di Makassar Sukses Sedot Perhatian Ratusan Peserta
-
Persib Bandung Juara Super League, Eks Chelsea dan Real Madrid Ikut Semringah
-
Media Vietnam Soroti John Herdman, Sebut Ragu dengan Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Persib Bandung Beri Hormat pada Borneo hingga Persija Usai Drama Sengit di Super League 2025/2026
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
-
Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko demi Hindari Masalah Visa AS