Bola / Liga Italia
Minggu, 24 Mei 2026 | 20:30 WIB
Kiper Timnas Indonesia dan Cremonese tampil heroik ketika menahan imbang Lazio di Serie A Italia. (Instagram/@uscremonese)
Baca 10 detik
  • Cremonese akan menghadapi Como 1907 pada laga penentuan Serie A musim 2025/2026, Senin (25/5/2026) dini hari WIB.
  • Kemenangan atas Como menjadi syarat mutlak bagi Cremonese agar tidak terdegradasi ke Serie B musim depan.
  • Cremonese harus menang dan berharap Lecce kalah atau imbang melawan Genoa agar bisa keluar dari zona degradasi.

Suara.com - Panggung kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A memasuki puncaknya malam ini.

Laga hidup mati akan dijalani oleh penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi bersama klubnya, Cremonese.

Tim berjuluk La Cremo tersebut dijadwalkan menjamu Como 1907 dalam laga pamungkas musim 2025/2026 yang akan digelar pada Senin (25/5/2026) dini hari WIB.

Pertandingan ini menjadi penentu mutlak bagi kelangsungan nasib Cremonese di kasta tertinggi Italia.

Bagi armada yang diperkuat oleh penyerang gaek Jamie Vardy tersebut, mengamankan poin penuh atas Como merupakan harga mati jika tidak ingin langsung terlempar ke Serie B.

Saat ini, Cremonese masih tertahan di peringkat ke-18 klasemen sementara Liga Italia dengan perolehan 34 poin.

Mereka hanya terpaut satu angka dari Lecce yang menempati peringkat ke-17 dengan 35 poin, yang merupakan batas terakhir zona aman untuk bertahan di kompetisi ini.

Emil Audero (IG Emil Audero)

Kalkulasi matematis untuk bertahan di Serie A terbilang cukup pelik bagi Cremonese.

Jika mereka menelan kekalahan atau hanya mampu bermain imbang kontra Como 1907, La Cremo dipastikan akan langsung terdegradasi secara otomatis tanpa perlu memperhitungkan hasil akhir pertandingan antara Lecce melawan Genoa yang dimainkan pada jam yang sama.

Baca Juga: Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini

Skenario penyelamatan baru terbuka jika Cremonese memetik kemenangan. Tambahan tiga poin akan membuat nilai mereka menjadi 37 angka.

Dengan catatan tersebut, Cremonese wajib berharap agar Lecce terpeleset saat menghadapi Genoa, baik dengan hasil imbang maupun kalah.

Jika Lecce hanya mengemas tambahan satu poin (36 poin) atau kalah (35 poin), Cremonese otomatis menyalip ke peringkat 17 dan lolos dari jurang degradasi.

Menatap krusialnya laga penentu ini, Emil Audero menegaskan komitmen penuh skuadnya untuk tampil habis-habisan di atas lapangan hijau.

Meski demikian, kiper kelahiran Mataram tersebut mengakui bahwa menundukkan Como bukanlah perkara yang mudah.

"Lawan yang akan kami hadapi, Como, adalah lawan yang kuat dan sedang memainkan sepakbola terbaik mereka musim ini, tetapi pertandingan tidak selalu berjalan sesuai harapan," kata Audero, dilansir dari Cremona Sport.

Load More