- Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan harapan meraih gelar juara di kandang sendiri.
- Data historis menunjukkan hanya enam negara yang mampu menjadi juara dunia saat bertindak sebagai tuan rumah sepanjang sejarah turnamen.
- Tuan rumah sering menghadapi tekanan berat sehingga banyak negara gagal meraih trofi meski mendapatkan dukungan penuh dari pendukung lokal.
Suara.com - Gelaran Piala Dunia 2026 akan mencatat sejarah baru dengan kehadiran tiga negara tuan rumah sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, yang semuanya berharap dapat berjaya di tanah sendiri.
Berdasarkan data historis dari 23 edisi sebelumnya, status sebagai tuan rumah terbukti tidak selalu menjadi jaminan kesuksesan meski didukung penuh oleh puluhan ribu suporter.
Catatan menunjukkan hanya enam negara yang mampu mengubah keuntungan bermain di kandang menjadi gelar juara dunia. Sementara itu, banyak tuan rumah lainnya harus puas dengan hasil yang beragam, bahkan tersingkir lebih awal.
Tuah Tuan Rumah di Era Klasik
Sejarah manis tuan rumah dimulai pada edisi perdana tahun 1930 ketika Uruguay berhasil merebut gelar juara pertama setelah mengalahkan Argentina 4-2 di final.
Keberhasilan itu kemudian diikuti Italia pada 1934 yang sukses meraih trofi setelah melewati drama perpanjangan waktu melawan Cekoslowakia.
Namun, rekor sempurna tuan rumah mulai ternoda pada 1938 saat Prancis harus terhenti di perempat final setelah dikalahkan Italia.
Tragedi paling ikonik terjadi pada 1950 ketika Brasil gagal menjadi juara di hadapan publik sendiri setelah takluk dari Uruguay di Stadion Maracana. Kekalahan itu kemudian dikenal sebagai "Maracanazo".
Setelah itu, Inggris berhasil memanfaatkan status tuan rumah untuk meraih satu-satunya gelar juara dunia mereka pada 1966 usai mengalahkan Jerman Barat di final.
Baca Juga: FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
Dominasi Eropa dan Amerika Selatan
Jerman Barat menyusul daftar juara tuan rumah pada 1974 meski sempat kalah dari Jerman Timur di fase grup.
Argentina kemudian mengulangi prestasi serupa pada 1978 setelah menundukkan Belanda di partai final dan meraih gelar dunia pertama mereka.
Namun, tidak semua tuan rumah mampu memenuhi ekspektasi. Spanyol misalnya, gagal bersinar pada 1982 setelah tersingkir di fase grup kedua.
Meksiko yang menjadi tuan rumah pada 1970 dan 1986 juga memiliki nasib serupa dengan langkah yang selalu terhenti di perempat final.
Italia kembali menjadi penyelenggara pada 1990, tetapi mimpi mereka kandas setelah disingkirkan Argentina melalui adu penalti di semifinal.
Berita Terkait
-
Norwegia Pamer Kekuatan Jelang Piala Dunia 2026, Hajar Swedia Meski Tanpa Erling Haaland
-
Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Versi Opta: Spanyol Ungguli Inggris, Prancis, dan Argentina
-
Daftar Pemain Kroasia di Piala Dunia 2026, Luka Modric Pimpin Skuad
-
Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi