-
FIFA secara mendadak melarang suporter membawa botol minum isi ulang ke stadion Piala Dunia.
-
Kelompok suporter mengecam keras kebijakan tersebut karena dinilai murni demi keuntungan komersial sponsor.
-
Larangan ini memicu kekhawatiran dehidrasi massal di tengah ancaman suhu ekstrem yang mencapai 32 derajat Celsius.
Para pendukung menilai ada standar ganda yang diterapkan oleh komite penyelenggara terkait perlindungan kesehatan manusia di atas lapangan. Suporter dianggap sebagai komoditas yang dipaksa tunduk pada aturan ketat yang tidak berpihak pada kesejahteraan fisik mereka.
"Untuk semua upaya yang mereka lakukan dengan 'jeda minum' bagi para pemain, ini adalah perubahan terlambat yang sangat aneh," tegas kelompok suporter Free Lions.
Kekhawatiran ini sejalan dengan analisis ilmiah dari World Weather Attribution (WWA) yang mengkaji risiko fatal dari gelombang panas di Amerika Utara. Mereka memprediksi para penonton menjadi kelompok yang paling rentan mengalami sengatan panas (heat stroke).
Secara akumulatif, WWA memproyeksikan sembilan dari total 104 pertandingan akan berlangsung dalam kondisi suhu bola basah yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia.
Indeks Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) yang menjadi acuan menunjukkan bahwa batas kemampuan tubuh untuk mendinginkan diri secara alami akan mencapai titik kritis pada turnamen kali ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi
-
Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight