Bola / Bola Dunia
Kamis, 11 Juni 2026 | 11:55 WIB
Timnas Portugal menatap Piala Dunia 2026 dengan skuad yang lebih merata. Mampukah Bruno Fernandes dkk membawa Selecao lepas dari label 'Ronaldo FC'? (Instagram.com/cristiano)
Baca 10 detik
  • Timnas Portugal kini bertransformasi menjadi penantang gelar juara Piala Dunia 2026 berkat strategi agresif pelatih Roberto Martinez.
  • Kekuatan utama Portugal terletak pada lini tengah berkualitas kelas dunia yang dipimpin oleh Bruno Fernandes dan Vitinha.
  • Portugal tidak lagi bergantung pada Cristiano Ronaldo karena memiliki kedalaman skuad berbakat yang produktif dalam mencetak gol.

Mentalitas juara mereka semakin kuat setelah sukses menjuarai UEFA Nations League untuk kedua kalinya dengan mengalahkan Jerman dan Spanyol.

Meski Cristiano Ronaldo masih menjadi pencetak gol terbanyak Portugal pada fase kualifikasi, kontribusi pemain lain kini jauh lebih signifikan dibandingkan beberapa tahun lalu.

Joao Felix dan Kedalaman Lini Depan Portugal

Selain Ronaldo, Portugal memiliki banyak opsi berbahaya di lini depan.

Nama-nama seperti Rafael Leao, Pedro Neto, Francisco Conceicao, hingga Joao Felix memberikan variasi serangan yang sulit ditebak lawan.

Joao Felix bahkan berpotensi menjadi kartu as Portugal setelah tampil impresif bersama Al Nassr dengan catatan 20 gol dan 13 assist sepanjang musim lalu.

Statusnya sebagai Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, mengungguli Cristiano Ronaldo, menjadi bukti bahwa Felix sedang berada di puncak performa.

Berdasarkan simulasi superkomputer Opta, Portugal saat ini berada di peringkat kelima kandidat juara Piala Dunia 2026 dengan peluang sebesar 7,1 persen.

Misi Menghapus Luka Lama

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Melempem! Buang 3 Peluang Emas Saat Portugal Susah Payah Kalahkan Nigeria

Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan kesembilan Portugal di putaran final dan yang ketujuh secara beruntun sejak edisi 2002.

Meski memiliki banyak pemain berkualitas, sejarah menunjukkan Portugal belum pernah menjuarai Piala Dunia.

Prestasi terbaik mereka masih sebatas mencapai semifinal pada edisi 1966 ketika diperkuat legenda sepak bola Eusebio.

Kini, dengan kombinasi pengalaman Cristiano Ronaldo dan kualitas generasi baru yang dipimpin Bruno Fernandes serta Vitinha, Portugal memiliki peluang besar untuk membuktikan bahwa mereka bukan lagi sekadar tim yang bergantung pada satu sosok.

Load More