Harapan publik untuk melihat Neymar tampil di fase grup Piala Dunia 2026 kian menipis.[@GingaBonitoHub]
Baca 10 detik
- Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) belum dapat memastikan waktu kembalinya Neymar ke lapangan akibat pemulihan cedera betis yang berjalan lambat.
- Neymar diperkirakan absen melawan Haiti dan baru berpotensi tampil saat Brasil menghadapi Skotlandia pada tanggal 24 Juni mendatang.
- Tim medis menerapkan pendekatan ekstra hati-hati untuk mencegah risiko cedera ulang, meskipun keputusan ini memicu kritik mengenai kurangnya transparansi.
Mereka menilai kurangnya transparansi justru memicu spekulasi dan ketidakpercayaan publik.
Sebelumnya, pelatih Carlo Ancelotti sempat menyampaikan optimisme terkait kondisi Neymar.
Eks AC Milan itu menyebut sang pemain fokus menjalani pemulihan dan diharapkan segera kembali bergabung dengan tim.
“Neymar bekerja dengan fokus. Harapannya dia bisa pulih dan kembali bersama tim pekan depan. Dia punya kualitas dan pengalaman penting bagi skuad,” ujar Ancelotti.
Namun, situasi berubah setelah penampilan kurang meyakinkan Brasil saat menghadapi Maroko di laga pembuka.
Kritik tajam membuat tim semakin tertutup, termasuk dalam membatasi akses media dan wawancara pemain.
Komentar
Berita Terkait
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Mau Nobar Piala Dunia? 5 Inspirasi Outfit Ini Buat Penampilanmu Makin Kece
-
Vibes Piala Dunia 2026 Masih Anyep, FIFA Harusnya Lirik 2 Potensi Besar Ini untuk Dimaksimalkan
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih
-
Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium
-
Mikel Oyarzabal 0 Sentuhan di 30 Menit Pertama! Begini Cara Cape Verde 'Matikan' Spanyol
-
Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru
-
Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu