- Persebaya Surabaya resmi merekrut bek Yuran Fernandes dengan kontrak tiga musim untuk memperkuat pertahanan di kompetisi Super League 2026/2027.
- Yuran Fernandes bergabung ke Persebaya setelah mengakhiri masa baktinya bersama PSM Makassar guna mencari tantangan baru dalam karier profesionalnya.
- Persebaya resmi meminjamkan pemain sayap Gali Freitas ke Madura United hingga akhir musim kompetisi Super League 2026/2027 mendatang.
Suara.com - Persebaya Surabaya resmi memperkuat lini pertahanan dengan mendatangkan bek tengah asal Tanjung Verde, Yuran Fernandes, untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Langkah strategis ini ditandai dengan pemberian kontrak berdurasi tiga musim kepada pemain bertinggi badan 198 cm tersebut guna memastikan stabilitas lini belakang dalam jangka panjang.
Yuran Fernandes mengaku antusias memulai petualangan barunya di Kota Pahlawan setelah memutuskan mengakhiri masa baktinya bersama PSM Makassar.
"Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Ini kesempatan yang baik bagi saya untuk menjalani tantangan baru dalam karier," ujar Yuran Fernandes, dikutip dari Antara, Senin (6/7/2026).
Pemain berusia 31 tahun itu diproyeksikan menjadi pilar utama di lini belakang Persebaya untuk menghadapi persaingan musim depan.
Mencari Tantangan Baru di Surabaya
Keputusan Yuran bergabung dengan Persebaya didasari keinginannya mencari tantangan baru setelah empat musim memperkuat PSM Makassar.
"Salah satu alasan utama saya datang ke Persebaya karena ingin merasakan tantangan dan pengalaman baru," kata Yuran.
Ia juga memasang target tinggi bersama Bajul Ijo.
Baca Juga: Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
"Target pribadi saya adalah memberikan kemampuan terbaik yang saya miliki dan membantu tim meraih hasil maksimal," tegasnya.
Sebagai informasi, Yuran merupakan salah satu sosok penting di balik keberhasilan PSM Makassar menjuarai Liga 1 Indonesia musim 2022/2023.
Bek Produktif Andalan
Selain tangguh dalam bertahan, Yuran juga dikenal produktif saat membantu serangan.
Pada musim lalu, ia mencatatkan lima gol dan satu assist dari 26 penampilan di kompetisi domestik.
Kemampuannya dalam duel udara dan situasi bola mati diharapkan menjadi senjata tambahan bagi Persebaya.
Berita Terkait
-
Apa Beda Diaspora dan Naturalisasi? Ramai Dibahas usai Ragnar Cs Main di Liga Lokal
-
Apa Itu Diaspora? Ragnar Oratmangoen Cs Kehilangan Statusnya usai Gabung Liga Lokal
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Pelatih Jan Olde Riekerink Meninggalkan Dewa United Usai Membawa Klub Melejit ke Papan Atas
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan
-
Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung
-
Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard, Siap Satu Tim dengan Justin Hubner
-
Datangkan Striker Montenegro Balsa Sekulic, Lini Depan Persib Bandung Makin Ngeri
-
Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia
-
Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026, Erick Thohir Bantah karena Cedera Ole Romeny
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026