- Timnas Argentina menghadapi situasi sulit melawan Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di lapangan.
- Yasser Ibrahim mencetak gol pembuka bagi Mesir melalui sundulan cepat memanfaatkan sepak pojok Mohamed Salah menit ke-14.
- Lionel Messi gagal menyamakan kedudukan melalui penalti, sementara gol kedua Mesir dianulir oleh keputusan wasit melalui VAR.
Suara.com - Timnas Argentina berada dalam situasi sulit saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hingga pertengahan babak kedua, skuad asuhan Lionel Scaloni hampir tertinggal dua gol dari The Pharaohs.
Gol pembuka Mesir tercipta cepat pada menit ke-14 babak pertama melalui sundulan Yasser Ibrahim.
Bek Mesir itu memanfaatkan umpan sepak pojok yang dilepaskan Mohamed Salah, membuat Argentina langsung berada di bawah tekanan sejak awal laga.
Argentina sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan di menit ke-20.
Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran terhadap Nicolás Tagliafico di dalam kotak penalti.
Namun, Lionel Messi yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Tendangan kapten Argentina berhasil ditepis kiper Mesir, Mostafa Shoubir.
Sepanjang babak pertama, Argentina terus menekan lewat sejumlah peluang dari Julian Álvarez, Alexis Mac Allister, hingga Messi sendiri.
Bahkan, satu tembakan La Pulga sempat membentur tiang gawang.
Baca Juga: Kiper Mesir Mostafa Shobeir Bikin Messi Ukir Rekor Kelam di Piala Dunia
Meski mendominasi penguasaan bola, efektivitas menjadi masalah utama Argentina.
Sebaliknya, Mesir tampil disiplin dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik.
Memasuki babak kedua, Mesir justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-57.
Mostafa Ziko mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist matang dari Mohamed Salah.
Namun gol Ziko dianulir VAR karena pemain Mesir melakukan pelanggaran terlebih dahulu kepada pemain Argentina.
Berita Terkait
-
Kiper Mesir Mostafa Shobeir Bikin Messi Ukir Rekor Kelam di Piala Dunia
-
Salah Kirim Assist, Lionel Messi Gagal Penalti! Mesir Selangkah Lagi Cetak Sejarah
-
Lionel Messi vs Mesir 2005: Titik Balik yang Mengubah Nasib Argentina
-
Protes Ala Romelu Lukaku: Tiru Joget Gemoy Trump hingga Tatap Tajam Infantino
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Warga Sleman Sindir Pidato Prabowo Lewat Lomba Kupas Bawang, Pedihnya Bikin Menyerah
-
5 Cara Reapply Cushion di Tengah Hari di Atas Wajah Berminyak Tanpa Luntur
-
Resep Rahasia di Ujung Musim Dingin
-
Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
-
Bantai Yordania 3-0, Garuda Pertiwi Tantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026
-
Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat
-
4 Rekomendasi Rice Cooker Keramik Anti Lengket untuk Nasi Pulen dan Sehat
-
3 Cushion Non Comedogenic Lokal Aman untuk Kulit Gampang Beruntusan dan Jerawat
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI