- Kevin De Bruyne dan Thibaut Courtois mengalami keretakan hubungan pribadi akibat skandal cinta segitiga yang terjadi pada tahun 2012.
- Perselisihan tersebut bermula saat kekasih De Bruyne menjalin hubungan dengan Courtois ketika ia sedang berlibur di kota Madrid.
- Meski hubungan personal rusak, keduanya tetap bersikap profesional sebagai rekan setim dalam berbagai turnamen besar Timnas Belgia.
Suara.com - Hubungan dingin antara Kevin De Bruyne dan Thibaut Courtois kembali jadi sorotan di tengah kiprah Timnas Belgia di Piala Dunia 2026.
Ketegangan ini ternyata bukan hal baru. Akar masalahnya berasal dari skandal cinta segitiga yang terjadi lebih dari satu dekade lalu, tepatnya pada 2012, yang menghancurkan persahabatan keduanya sejak masa muda.
De Bruyne dan Courtois sebelumnya dikenal sangat dekat.
Mereka tumbuh bersama di akademi Genk dan sama-sama meniti karier hingga direkrut Chelsea, sebelum menjalani masa peminjaman ke klub berbeda di Eropa.
Namun hubungan itu retak setelah Caroline Lijnen, kekasih De Bruyne saat itu, menjalin hubungan dengan Courtois.
Peristiwa tersebut terjadi saat Caroline berlibur ke Madrid, ketika Courtois bermain untuk Atletico Madrid.
Dalam autobiografinya Keep it Simple, De Bruyne mengungkap rasa sakit yang ia rasakan.
“Dunia saya runtuh. Dia teman saya di tim nasional, kami bertemu setiap hari,” tulisnya.
Caroline kemudian buka suara dan memberikan versinya.
Baca Juga: Hanya 1 Pemain Brasil yang Berani Pulang Kampung Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Ia mengaku hubungan dengan De Bruyne sudah bermasalah, bahkan menyebut pernah diselingkuhi lebih dulu.
“Saya menemukan kenyamanan pada Thibaut. Saat itu saya berpikir, mengapa tidak melakukan hal yang sama?” ujarnya.
Meski konflik pribadi begitu dalam, keduanya tetap memilih profesional di lapangan.
Bahkan saat Piala Dunia 2014, pelatih saat itu Marc Wilmots sempat menawarkan De Bruyne opsi mencoret Courtois, namun ia menolak.
“Saya tidak punya hak mengeluarkan pemain hanya karena kesalahan pribadi. Dia tetap kiper hebat,” katanya.
Sejak saat itu, keduanya terus bermain bersama dalam beberapa turnamen besar, termasuk Piala Dunia 2018 dan 2022.
Namun hubungan mereka tak pernah kembali seperti dulu, hanya sebatas rekan setim tanpa kedekatan personal.
Berita Terkait
-
Hanya 1 Pemain Brasil yang Berani Pulang Kampung Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Tuding Argentina Menang Dibantu Wasit Francois Letexier, Pemain Mesir Bawa-bawa Tuhan
-
PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik
-
Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir
-
Tampang Wakil Rakyat yang Lontarkan Serangan Rasis ke Kylian Mbappe
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Hanya 1 Pemain Brasil yang Berani Pulang Kampung Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Tuding Argentina Menang Dibantu Wasit Francois Letexier, Pemain Mesir Bawa-bawa Tuhan
-
PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik
-
Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir
-
Tampang Wakil Rakyat yang Lontarkan Serangan Rasis ke Kylian Mbappe
-
Salah Cs Nyaris Kalahkan Argentina, Presiden Mesir: Allah SWT Belum Menghendaki
-
Detik-detik Juara Bertahan Argentina Hampir Angkat Kaki dari Piala Dunia 2026
-
Jejak Kotor Wasit Francois Letexier: Bikin STY Naik Pitam Kini Bikin Ngamuk Pelatih Mesir
-
Dramatis! Tertinggal Dua Gol, Lionel Messi Hidupkan Asa Argentina
-
Mimpi Buruk Argentina: Messi Mandul, Mostafa Ziko Bawa Mesir Unggul 2-0