Bola / Bola Dunia
Rabu, 08 Juli 2026 | 07:31 WIB
Dua suporter tim nasional Mesir, Eiad (kanan) dan Mahmoud, di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026). Mereka kecewa dengan kepemimpinan wasit yang membuat skuad negara mereka kalah 2-3 dari Argentina pada laga 16 besar Piala Dunia 2026. ANTARA/Michael Siahaan
Baca 10 detik
  • Timnas Mesir kalah 2-3 dari Argentina di Stadion Atlanta pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 kemarin.
  • Pendukung Mesir memprotes kepemimpinan wasit Francois Letexier terkait anulir gol dan pengabaian dua potensi penalti bagi timnya.
  • Kekalahan dramatis tersebut menghentikan langkah sejarah Mesir yang untuk pertama kalinya berhasil menembus fase gugur Piala Dunia.

Kekecewaan para pendukung Mesir juga terlihat di luar stadion. Sejumlah suporter melakukan gestur seolah-olah menghamburkan uang ke arah pendukung Argentina.

Aksi tersebut menjadi sindiran atas dugaan adanya "permainan di balik layar", meski pendukung Argentina memilih tidak terpancing demi menghindari bentrokan.

Terlepas dari kontroversi tersebut, perjalanan Mesir di Piala Dunia 2026 tetap menjadi catatan bersejarah.

Untuk pertama kalinya, The Pharaohs berhasil menembus fase gugur setelah sebelumnya selalu gagal pada edisi 1934, 1990, dan 2018.

Sementara itu, Argentina yang lolos dengan penuh drama kini bersiap menghadapi Swiss pada babak perempat final. Langkah tim asuhan Lionel Scaloni dipastikan akan terus berada di bawah sorotan menyusul kontroversi yang mewarnai laga kontra Mesir.

Load More