- Pelatih Didier Deschamps menuntut efisiensi lini depan Timnas Prancis jelang laga perempat final Piala Dunia 2026.
- Prancis akan menghadapi Maroko dengan target memperbaiki penyelesaian akhir meski telah mencetak 14 gol di turnamen.
- Didier Deschamps mewaspadai kekuatan Maroko yang dinilai semakin matang dan solid dibandingkan pertemuan pada tahun 2022 lalu.
Kombinasi ketiganya menjadi salah satu senjata utama Les Bleus sepanjang turnamen.
Meski demikian, Deschamps mengingatkan bahwa Maroko bukan lawan yang bisa diremehkan.
Maroko, yang menjadi semifinalis Piala Dunia 2022, dinilai telah berkembang menjadi tim yang lebih matang dengan mentalitas juara.
"Kami pernah menghadapi mereka empat tahun lalu di semifinal. Mereka juga tampil di final Piala Afrika dan memiliki banyak pemain berkualitas," ujar Deschamps.
Ia menilai organisasi permainan Maroko kini semakin solid berkat pengalaman para pemainnya di kompetisi elite Eropa.
Status "kuda hitam" pun dinilai sudah tidak lagi relevan bagi Singa Atlas yang kini layak disebut sebagai salah satu kandidat kuat.
"Mereka tidak datang ke sini hanya untuk bermain, tetapi untuk menang. Kami harus siap memberikan performa terbaik melawan tim yang hebat ini," tutur Deschamps.
Pertemuan Prancis dan Maroko juga memiliki sejarah tersendiri. Publik masih mengingat kemenangan 2-0 Les Bleus atas Singa Atlas pada semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kini, Maroko datang dengan kekuatan yang lebih matang serta motivasi membalas kekalahan tersebut.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Hampir Berakhir, Saatnya Cari Hiburan Lain?
Laga ini diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi Prancis untuk merebut gelar juara dunia ketiga sepanjang sejarah.
Berita Terkait
-
Amerika Serikat Gugur, Christian Pulisic Soroti Klinisnya Lini Depan Belgia
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Siapa yang Pantas Dapat Sepatu Emas?
-
Statistik Laga Prancis vs Maroko: Mbappe CS Harus Waspada Demi Semifinal
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Jorge Jesus Selangkah Lagi Latih Portugal, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Adu Taktik Deschamps vs Mohamed Ouahbi, Mampukah Prancis Redam Ambisi Balas Dendam Maroko?
-
Siapa Lebih Hebat Lionel Messi atau Diego Maradona? Batistuta Sampai Bingung Milih
-
Legenda Prancis Sebut Permainan Brasil di Piala Dunia 2026 Bikin Muntah
-
FIFA Tolak Banding Prancis! Michael Olise Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Tunda Latihan Perdana Jelang Musim Baru, Kenapa?
-
Mesir Resmi Desak FIFA Selidiki Wasit Francois Letexier Usai Kekalahan Kontroversial dari Argentina
-
Prediksi 23 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kombinasi Senior dan Darah Muda
-
Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan
-
Suksesor Cristiano Ronaldo Merapat ke London, Geovany Quenda Resmi Diboyong Chelsea