Bola / Liga Inggris
Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:37 WIB
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Kelas Pekerja Dibesarkan oleh Konflik [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Millwall FC didirikan oleh buruh pabrik pada 1885 di London dengan identitas kelas pekerja yang sangat kuat.
  • Stadion The Den menjadi markas angker yang mencerminkan mentalitas keras dan pragmatis bagi para pemain lawan.
  • Klub yang kini diperkuat Elkan Baggott ini konsisten menjaga loyalitas pendukung meski minim prestasi di liga utama.

Namun bagi suporter Millwall, justru di situlah kebanggaan lahir.

Prestasi Biasa, Mentalitas Luar Biasa

Secara prestasi, Millwall bukan raksasa. Klub baru Elkan Baggott ini belum pernah tampil di Liga Premier Inggris dan lebih sering berjuang di divisi bawah.

Namun perjalanan ke final Piala FA 2004 menjadi momen bersejarah.

Meski kalah 0-3 dari Manchester United, mereka mencatatkan kisah tak terlupakan dan bahkan sempat tampil di kompetisi Eropa.

Klub Keras dengan Reputasi Panjang

Millwall juga tak lepas dari sejarah kelam hooliganisme, terutama pada 1970–80-an.

Reputasi itu sempat melekat kuat dan menjadi sorotan media serta politik.

Namun, citra tersebut kini perlahan berubah. Klub Millwall membangun hubungan dengan komunitas dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, tanpa kehilangan karakter aslinya.

Baca Juga: Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras

Gaya Main: Bukan Indah, Tapi Efektif

Permainan Millwall jarang disebut indah. Mereka dikenal pragmatis, keras, dan sulit ditaklukkan.

Gol sering tercipta dari bola mati, duel fisik, atau situasi kacau di depan gawang.

Sepak bola bagi Millwall bukan soal estetika, tetapi tentang bertahan dan menang.

Loyalitas yang Tak Bisa Dijelaskan

Dukungan fans Millwall bukan sekadar hobi, melainkan identitas.

Loyalitas itu diwariskan lintas generasi, menciptakan ikatan emosional yang sulit dipahami orang luar.

Tidak ada yang menyukai mereka, dan mereka tidak peduli, menjadi simbol kebanggaan.

Dalam dunia sepak bola modern yang penuh citra, Millwall justru bertahan dengan keaslian.

Load More