Suara.com - Rekening BritAma Valas adalah tabungan dalam mata uang asing yang ditawarkan oleh Bank BRI. Tabungan ini tersedia dalam 10 mata uang, yaitu USD, AUD, SGD, CNY, EUR, AED, HKD, JPY, SAR, dan GBP. Cara buka rekening BritAma Valas pun cukup gampang, hanya melalui online bermodal ponsel pintar dan jaringan internet saja.
Setelahnya, Anda bisa menikmati beragam kemudahan. Terutama jika ingin melancong ke luar negeri karena jangkauan penggunaan mata uangnya yang luas. Nasabah dapat memiliki kemudahan bertransaksi di lebih dari 10.000 Unit Kerja BRI dan 23.000 ATM seluruh Indonesia. Mereka juga bisa tarik tunai mata uang asing di ATM luar negeri.
Selain itu, mereka memperoleh asuransi kecelakaan hingga Rp 150 juta. Setoran awalnya bermacam-macam yaitu USD 50, CNY 350, JPY 5.000, dan lain-lain sesuai syarat minimal dari BRI. Tabungan dalam mata uang asing ini menawarkan kemudahan transaksi dan nilai tukar yang kompetitif. Tersedia dalam 10 jenis mata uang meliputi USD, AUD, SGD, CNY, EUR, AED, HKD, JPY, SAR, dan GBP.
Nasabah akan mendapat kartu debit ATM apabila membuka tabungan BRI BRitama. Terkait bukti kepemilikan, nasabah tak diberikan buku tabungan fisik, melainkan hanya kartu debit ATM saja. Berikut sejumlah syarat untuk membuka tabungan BritAma Valas:
Berikut sejumlah persyaratan untuk membuka rekening BRI Britama Valas:
Mengisi form aplikasi pembukaan rekening
Membawa identitas diri
WNI: Kartu Tanda Penduduk (KTP)
WNA: Paspor dan KIMS/KITAP/KITAS
Baca Juga: Peduli Sesama, BRI Manado Salurkan Hewan Kurban untuk Panti Asuhan dan Masyarakat Sekitar
Melakukan setoran awal sebesar:
AED = 175; HKD = 350; AUD = 50; JPY = 5.000; CNY = 350; SAR = 300; EUR = 50; SGD = 65; GBP = 50; atau USD = 50.
Setelah semua syarat terpenuhi berikut cara buka tabungan BritAma Valas secara online:
1. Siapkan persyaratan seperti yang disebutkan di atas (KTP dan dana setoran awal)
2. Kunjungi laman resmi BRI di BRI.co.id
3. Masuk ke Menu Individu > Tabungan > dan klik BritAma Valas
Berita Terkait
-
Jemaah Haji Tak Perlu Repot Bawa Uang Tunai, Begini Cara Tarik Uang di Arab Saudi Pakai BRI
-
Cara Buat Catatan Keuangan di BRImo, Bantu Pengelolaan Keuangan Lebih Sehat
-
Belanja di Kinokuniya, Dapatkan Voucher Digital dari BRI Hingga Rp500 Ribu
-
Rileks Optimal di Hari Raya Idul Adha: Nikmati Promo Relaxology Spesial untuk Nasabah BRI!
-
Peduli Sesama, BRI Manado Salurkan Hewan Kurban untuk Panti Asuhan dan Masyarakat Sekitar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun