Suara.com - Desa Sausu Tambu menunjukkan bagaimana potensi desa pesisir dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Berbekal kekayaan sumber daya alam, keberagaman budaya, serta dukungan program Desa BRILiaN dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), desa ini terus berbenah membangun sektor pariwisata dan berbagai klaster usaha produktif.
Kepala Desa Sausu Tambu, Darusman, menjelaskan wilayah desanya memiliki luas sekitar 1.380 hektare dengan keberagaman budaya yang hidup berdampingan, yakni budaya masyarakat Kaili dan Hindu. Mayoritas warga menggantungkan hidup dari sektor perikanan dan pertanian, mulai dari petani sawah, kelapa, hingga kakao. Selain itu, desa ini juga memiliki destinasi wisata unggulan Karosondaya yang menjadi daya tarik wisatawan.
Darusman menyampaikan apresiasinya atas dukungan BRI yang membawa Desa Sausu Tambu masuk dalam program Desa BRILiaN. Ia mengungkapkan, desa tersebut bahkan berhasil masuk peringkat ke-9 dari 15 destinasi wisata desa terbaik di Indonesia.
"Dengan dukungan BRI, masyarakat sangat terbantu dalam berbagai aspek pengembangan desa," ujar Darusman.
Direktur BUMDes Karosondaya, Agus Koriyanto menuturkan sejumlah unit usaha telah dijalankan untuk mendorong perekonomian desa. Unit usaha tersebut meliputi layanan BRILink, wisata jembatan trekking, dermaga wisata, serta rencana pengelolaan kawasan wisata Tanjung ke depannya.
Ia menambahkan, dukungan BRI tidak hanya berupa pendanaan awal untuk pengembangan BRILink, tetapi juga bantuan fasilitas seperti pembangunan gapura dan spot foto yang memperkuat daya tarik wisata desa.
"Kami memiliki mimpi besar membangun sektor pariwisata melalui BUMDes agar mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa dan mengangkat kesejahteraan masyarakat," kata Agus.
Upaya pengembangan wisata desa juga melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Sausu Tambu menjelaskan, pengelolaan wisata dilakukan secara kolaboratif antara Pokdarwis, Pokmaswas, dan Kelompok Tani Hutan (KTH) yang berada di bawah naungan BUMDes.
Kerja sama tersebut tidak hanya menjaga kelestarian destinasi wisata, tetapi juga mengatur sistem pembagian pendapatan bagi masyarakat, termasuk nelayan lokal yang difasilitasi melalui penyediaan ponton sebagai sarana tambahan penghasilan.
Baca Juga: Modal Foto Makanan dan Dukungan LinkUMKM BRI, Bawa Yummy Craft di Kancah Global
"Pariwisata sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan lingkungan sekitar," ujarnya.
Selain pariwisata, sektor perkebunan kakao menjadi tulang punggung ekonomi warga. Ketua Klaster Cokelat, Tasman, mengatakan hampir seluruh masyarakat desa menanam kakao dengan berbagai varietas seperti 45, S2, dan BB02.
Menurutnya, keberadaan kakao membuka peluang kerja bagi masyarakat, termasuk warga yang tidak memiliki lahan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
Sementara itu, sektor perikanan juga menjadi andalan masyarakat pesisir. Ketua Klaster Nelayan, Lahmudin, menceritakan aktivitas melaut yang dilakukan nelayan setempat, mulai dari nelayan pesisir hingga nelayan yang melaut hingga beberapa hari. Hasil tangkapan utama berupa ikan tongkol dan ikan lajang menjadi sumber penghasilan utama.
Potensi ekonomi desa juga diperkuat melalui pengembangan usaha kelapa. Ketua Klaster Kelapa, Moh Ibrahim, mengatakan usaha pengolahan kelapa awalnya dilakukan secara sederhana melalui produksi kopra. Namun kini, produk tersebut telah dipasarkan hingga ke luar daerah, termasuk Surabaya.
Ia mengakui layanan perbankan BRI, termasuk BRImo dan BRILink, sangat membantu pelaku usaha desa dalam melakukan transaksi keuangan tanpa harus datang langsung ke kantor bank.
Berita Terkait
-
Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi SDM BRI
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi dari BRI
-
Cara Mengaktifkan Kembali Rekening BRI Dormant Tanpa Perlu ke Kantor Bank
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Penyaluran KUR Tembus Rp2,3 Triliun, BRI Klaten Perkuat UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah
-
Upgrade Kartu BRI Debit Sekarang: Transaksi Lebih Cepat, Dapat Cashback Langsung!
-
Promo dan Hadiah Eksklusif BRI di Jogja Financial Festival 2026
-
Dapatkan Diskon Paket Data Tri Lewat BRImo, Begini Caranya!
-
BRI Luncurkan Fitur QRIS Alipay Dinamis di Mesin EDC, Ini Cara Transaksinya
-
Harga Mobil Listrik Tetap Murah Meski Ada Kebijakan Baru? Begini Kata BRI Finance
-
Cetak Ekonomi Berkelanjutan, BRI Fokus Berdayakan UMKM di Seluruh Pelosok
-
Tembus Rp4 Triliun! BRI Banjarmasin Jadi Motor Penggerak UMKM di Kalimantan
-
Perawatan di ERHA Lebih Murah Bagi Nasabah BRI, Ada Diskon Hingga Rp200 Ribu!
-
Dapatkan MacBook Neo dengan Cicilan Murah dari BRI, Bunga Mulai 0 Persen!