/
Selasa, 13 September 2022 | 13:21 WIB
Foto siswa menyebrang meleati jembatan rusak di Cianjur (Foto Istimewa - spills.id)

SuaraCianjur.id- Para pelajar yang berasal dari Desa Mekarjaya, Kecamatan Tanggeng, Kabupaten Cianjur terpaksa harus melewati jembatan gantung Cigembong dengan kondisi rusak demi berangkat ke sekolah.

Jembatan Cigembong merupakan akses menyebrang bagi warga setemapt untuk melewati wilayah Desa Mekarjaya dengan Desa Sinarjaya.

Kini penampakan jembatan tersebut sangat memprihatinkan. Kondisi pada bagian pondasi bambu yang telah hancur, hanya menyisakan kawat seling. Tentunya hal tersebut membahayakan warga yang melintas jembatan tersebut, terutama saat hujan datang.

Mau tidak mau para pelajar SD, SMP, hingga SMA di desa tersebut masih harus terpaksa untuk tetap menggunakan jembatan tersebut, karena belum ada jalan alternatif lain.

Ketua RW01 Ahmad Suharlan sangat prihatin melihat mereka yang ingin berangkat sekolah harus bertaruh nyawa menyusui jembatan yang rusak, demi utnuk pergi ke sekolah.

“Kasihan sama anak-anak SD, MTs dan SMK tiap hari harus menyeberang melewati jembatan yang sudah tidak ada alasnya, hanya mengandalkan kekuatan kawat penghubung saja,”kata Ahmad.

Atas kondisi tersebut, Ahmad mengaku seluruh warga sekitar berencana untuk segera melakukan renovasi jembatan tersebut dalam waktu dekat.

Dirnya beserta pihak lainnya telah meminta bantuan untuk proses pembangunan kembali jembatan penyebrangan tersebut, kepada Kabupaten Cianjur.

“Kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur, kami harap ada bantuan kepada kampung kami dalam proses pembangunan jembatan, supaya pelajar tidak ambil resiko lagi saat menyebrang,” kata dia.

Baca Juga: Polisi Terjunkan Raisa Amankan Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Buruh dan Mahasiswa

Load More