SuaraCianjur.id- Kasus pembunhan Brigadir J kembali membuka fakta baru dalam skenario Ferdy Sambo. Seperti ada anak panah yang mengarah kepada Bharada E sebagai tumbal agar terbebas dari jerat hukum.
Kedua tersangka yakni Ferdy Sambo dan Bharada E merupakan tersangka kasus pembuhunan berencana terhadap Brigadir J. Kasus ini terus bergulir dari waktu ke waktu, dengan memberikan banyak fakta baru.
Seperti yang diketahui kalau Ferdy Sambo adalah otak dibalik kasus pembunuhan ini. Ia memberikan titah kepada Bharada E untuk menghabisi nayawa Brigadir J, ketika berada di rumah dinasnya.
Namun kini sebuah kenario baru muncul, soal dugaan kalau Ferdy Sambo disebut seolah menumbalkan Bharada E.
Menurut Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, menjelaskan kalau pihaknya tidak menemukan adanya perintah dari Ferdy Sambo untuk menghabisi nyawa Brigadir J.
Jadi menurut Taufan, dalam kasus ini Sambo hanya memerintahkan untuk menembak bukan membunuh Brigadir J. Mungkin saja untuk memberikan efek jera kepada Brigadir J.
Bahakn Taufan menilai kalau perintah yang diberikan kepada Bharada E, adalah seperti kesalahan tafsir dalam perintah yang diberikan Sambo.
"Richard (Bharada E) bilang saya disuruh nembak. Itu (tembak) berarti bukan disuruh membunuh," jelas Taufan.
Kembali dalam kasus ini, sebelumnya Bharada E telah mengaku mendapatkan perintah menembak Brigadir J dari atasannya tersebut bisa menjadi sebuah hal yang rancu.
Bisa saja jika perintah tersebut bukan untuk membunuh hanya untuk melukai dari Brigadir J. "Sambo bukan bilang 'bunuh Richard (Bharada E), bunuh," katanya.
Maka dengan munculnya hal seperti ini, bisa jadi posisi Bharada E menjadi diuung tanduk atau dalam bahaya.
Sementara itu, pemeriksaan menggunakan lie detector akan bisa dianggap untuk mencari tahu siapa pelaku sebenarnya.
Menurut Ahli Hukum Pidana, Firman Wijaya jika hasil dari uji kejujuran tersebut akan mengaburkan siapa yang menjadi dalang sebenarnya. Hasil dari lie detector bisa saja memberikan imbas terhadap Bharada E, karena secara jelas dirinya telah mengakui sebagai penembak Brigadir J.
Justru pertanyaan muncul kenapa hasil lie detector dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawati tidak diungkap ke publik, malah ketiga tersangka lainnya yang diungkap.
Kendati demikian, dalam hasil pemeriksaan penyidik Mabes Polri, Ferdy Sambo adalah sebagai dalang dari kasus pembunuhan ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Cara QRIS Transfer dan Emas Lewat BRImo
-
Cara Transaksi Pegadaian via BRImo: Cepat, Aman, dan Real-Time
-
Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu
-
Inilah 5 Pemain Paling Berpengalaman di Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026
-
Bocoran Oppo Pad Mini: Tablet Kecil Rasa Flagship dengan Snapdragon 8 Gen 5
-
15 Prompt AI untuk Edit Foto Lebaran 2026, Hasil Ciamik dan Natural
-
32 Kode Redeem FF 23 Maret 2026: Cuma Modal Dikit Dapat Bundle Clover dan SG Lumut
-
Jangan Dibuang! Ini 14 Cara Cerdas Mengubah Kaleng Bekas Jadi Lebih Berguna
-
Cara Membuat QRIS BRI Terbaru 2026
-
Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara