SuaraCianjur.id- Sosok bernama Nugroho Setiawan kembali dicari usai tragedi maut yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, hingga merenggut 125 nyawa melayang pada hari Sabtu (1/10) malam hari.
Insiden ini membuat pemerintah harus membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), demi mengusut secara tuntas tragedi maut tersebut.
Pembentukan TGIPF dibawah komando Menko Polhukam, Mahfud MD. Anggotnya terdiri dari 13 orang. Ada dari menteri, akademisi, jurnalis, mantan pengurus PSSI, sampai mantan pemain Timnas Indonesia. Termasuk nama Nugroho Setiawan.
Sosok bernama Nugroho Setiawan, adalah mantan dari Security Officer PSSI. Kini dirinya menjabat sebagai Security Officer di Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Ia tergabung ke dalam TGIPF, untuk mengusut Tragedi Kanjuruhan Malang.
Nugroho Setiawan tidaklah asing dalam dunia sepak bola Indonesia. Lalu siapa dia sebenarnya?
Profil Nugroho Setiawan
Nugroho Setiawan, menjadi satu diantara banyaknya yangmemberikan komentar terhadap Tragedi Kanjuruhan, usai laga Arema FC vs Persebaya.
Dialah satu-satunya pemilik lisensi FIFA Security Officer dan sempat diwawancarai oleh ABC News terkait dengan peristiwa tersebut. Dia ditanya soal permasalahan yang terjadi daam sepakbola di Indonesia.
“Sebenarnya masalahnya itu-itu saja, dan usaha (perbaikan) ke arah situ sering terlupakan karena sibuk untuk menggelar pertandingan dan kompetisinya, mengejar klasemen, dan mengejar revenue barangkali ya,” kata dia.
Nugroho juga mengatakan, kalau pemangku kebijakan sepak bola Indonesia seharusnya bekerja sama, untuk membuat budaya suporter sepakbola bisa lebih baik melalui skema prosedur pengamanan dan infrastruktur yang harus tetap mendapatkan pengawalan.
Baca Juga: Ternyata Ayah Lesti Kejora yang Meminta Laporkan Rizky Billar ke Polisi
Nugroho juga pernah menjabat sebagai Security Officer Pelita Jaya pada tahun 2008.
Setelah itu menjadi Head of Infrastructure, Safety and Security PSSI.
Dirinya disebut satu-satunya security officer dari Indonesia, yang mengantongi lisensi dari FIFA. Bahkan Nugroho kerap terlibat dalam pertandingan seremonial juga pertandingan yang memiliki status berisiko tinggi.
Bukan hanya sebagai ahli dalam keamanan sepak bola, ia juga menjadi konsultan manajemen pengamanan dalam beberapa perusahaan seperti PLN.
Pria lulusan Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI), juga mengajar sertifikasi manajer keamanan. Sejak tahun 2020 dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai pengurus PSSI.
Spekulasi muncul atas ketidakhadirannya dalam federasi sepak bolah tanah air. Warganet di Twitter menjelaskan, kalau Nugroho Setiawan dipecat dari federasi dengan alasan ada ketidaksukaan terhadap dirinya.
“Dulu Pak Nug juga sering membekali polisi soal SOP keamanan bola. Dan karena alasan ketidaksukaan dipecat oleh federasi,” kata warganet.
Nugroho mengungkapkan dalam wawancara bersama ABC News tentang alasan dirinya keluar dari PSSI.
Karena ada situasi politik organisasi, hingga membuat dirinya harus menyingkir. Haya saja ia tak menjelaskan secara detail.
Berikut daftar anggota TGIPF:
Ketua: Menko Polhukam Mahfud MD
Wakil Ketua: Menpora Zainuddin Amali
Sekretaris: Dr. Nur Rochmad (mantan Jampidum/mantan Dep. III Kemenko Polhukam)
Anggota:
Prof. Dr. Rhenald Kasali (Akademisi UI)
Prof. Dr. Sumaryanto (Rektor UNY)
Akmal Marhali (pengamat olahraga/Koordinator Save Our Soccer)
Anton Sanjoyo (jurnalis olahraga - Harian Kompas)
Nugroho Setiawan (AFC Security Officer)
Letjen TNI (Purn.) Doni Monardo (mantan Kepala BNPB)
Mayjen TNI (Purn.) Dr. Suwarno S.IP,M.Sc (Wakil Ketum 1 KONI)
Irjen Pol (Purn.) Sri Handayani (mantan Wakapolda Kalimantan Barat)
Laode M. Syarif, S.H., LLM., Ph.D (Kemitraan)
Kurniawan Dwi Yulianto (mantan pemain timnas/APPI)
Sumber: Suara.com / Muhammad Zuhdi Hidayat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
6 Cara Masak Ketupat agar Tidak Cepat Basi, Kunci Awet Berhari-hari
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
-
5 Tips Tetap Bugar Meski Puasa Saat Menyetir Jarak Jauh saat Mudik Lebaran
-
Ahn Hyo Seop Akan Hadiri Oscar Pertamanya Berkat KPop Demon Hunters
-
5 Rekomendasi Deodoran Tahan Lama, Anti Bau untuk Silaturahmi Lebaran
-
Dari THR ke Gadget Baru: Menemukan Hadiah Diri yang Pas di Bulan Ramadan
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta
-
BRI Gandeng Yakult Lady: Digitalisasi Transaksi UMKM dan Dukungan Kesejahteraan Melalui QRIS
-
BRI Siaga Lebaran 2026: Kantor Cabang, BRImo, hingga Agen BRILink Siap Layani Nasabah
-
BRI Pastikan Akses Perbankan Tetap Mudah Selama Libur Idul Fitri 2026