SuaraCianjur.id - Sandiaga Salahudin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia sampaikan telah tejadi insiden kelebihan kapasitas dalam Konser Berdendang Bergoyang dan kapasitas maksimal mencapai 10.000 penonton, tapi di lapangan dihitung lebih dari 21.000 penonton.
Over kapasitas tersebut diawali dari stage yang ditempati Tulus sangat kecil. Penonton berdesak-desakan selama 25 menit untuk menunggu Tulus tampil.
Tak bisa terelakan lagi, pada waktu tersebut banyak penonton yang jatuh pingsan. Ditambah lagi, banyak penonton yang bergerak berlawanan arah menuju salah satu dari 5 stage konser yang mereka inginkan.
Sandiaga Uno dalam unggahan Instagramnya dengan tegas memberikan peringatan kepada para pelaku event untuk menguatamakan CHSE: Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keselamatan), dan Environment Sustainabillity (keberlanjutan lingkungan).
"Oleh karena itu saya sudah menugaskan Ibu Rizky Handayani untuk melakukan evaluasi dan memberikan sosialisasi kepada pelaku event, untuk betul-betul mematuhi carrying capacity, early warning system dan ketersediaan jalur evakuasi,"
"Manajemen kerumunan, kita harus bandingkan seperti contoh yang dilakukan Festival Jajanan Bango, Synchronize Festival 2022 yang berlangsung dengan baik, walaupun dikunjungi oleh puluhan ribu, mungkin lebih peserta dalam event mereka,"
"Solusi sebagai pencegahan dan penanggulangan ini tentunya adalah SOP, publikasi, dan pengelolaan yang lebih baik. Dan kami mengintruksikan secara tegas, EO untuk mematuhi CHSE." kata Sandiaga Uno seperti dikutip di Instagram @sandiagauno pada Selasa (1/11/2022).
Sandiaga Uno juga menyampaikan bahwa Kemenparekraf RI berkomitmen untuk tegas menangani hal-hal seperti ini.
"Mari bersama-sama kita jadikan kejadian ini sebagai pelajaran agar bersama-sama kita bisa tingkatkan kualitas event -event di sektor ekraf kita, sehingga kita bisa mewujudkan mimpi kita terbukanya LAPANGAN KERJA seluas-luasnya hingga 4,4 juta di tahun 2024," tulis Sandiaga Uno dalam keterangan unggahannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Update Harga Samsung Galaxy S Series Terbaru, Mana Flagship Paling Worth It?
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Siapa Saja 9 WNI Global Sumud Flotilla yang Sempat Ditangkap Israel?
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu
-
BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok