SuaraCianjur.id- Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Nusa Dua, Bali dimulai. Sejumlah delegasi dan pemimpin negara besar di dunia trutu hadir.
Pelaksanaan KTT G20 dimulai dari hari Selasa (15/11/2022) sampai hari Rabu (16/11/2022) besok.
Sejumlah petinggi negara yang hadir turut mengenakan logo presidensi G20, namun tampak ada yang terbalik dalam mengenakannya.
Hal itu tampak terlihat ketika para delegasi dan pemimpin negara datang ke acara pembukaan KTT G20 yang digelar di lokasi The Apurva Kempinski Bali, Selasa (15/11/2022).
Para delegasi dan pemimpin negara terlihat memasang pin logo presidensi G20 di Indonesia secara terbalik.
Hal itu tampak terlihat dari beberapa foto dari para delegasi yang datang termasuk ketika bersalaman dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum mereka masuk ke ruang acara.
Kejelian netizen ini terlihat di akun Twitter @Leviathan. Tampak misalnya dari Presiden Persatuan Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Dia mengenakan pin presidensi G20 dengan bagian atas yang menghadap ke bawah.
Terlihat pin logo G20 yang dikenakan oleh Presiden Jokowi yang sedang berdiri disampingnya, bagian segitiga atau ujungnya menghadap ke atas.
Tak hanya itu, pengenaan logo terbalik juga terlihat yang dikenakan oleh Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan. Termasuk Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak.
Baca Juga: Putuskan Aset 57 Miliar Tersangka Indra Kenz Dirampas Negara, Ini Alasan Hakim!
Semua pin logo yang mereka kenakan menghadap kebawah bagian ujung atasnya itu.
Pemandangan unik menjadi mendapatkan komentar dari netizen di Twitter. Banyak yang heran, kenapa tidak ada yang memberitahu kepada para petinggi negara tersebut memasang pin secara kebalik.
"Sekelas VVIP gini masa ga ada yang ngasih tau sih," cuit akun @aga***.
“Mereka nyangkanya itu perisai, jadi bentuk nya kayak kebalik buat mereka,” timpa netizen lainnya @heri****.
“Parah bgt pdhl logo g20 udah kesebar di mana2,” ucap netizen @meng***.
Bahkan ada yang meyangkan kalau logo G20 itu adlah keris sehingga dipakainya terbalik.
“Mereka kira itu lambang keris kali yak, jadi tebalik makenya,” kata akun @auman***. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Dibalik Kecantikan Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee Ternyata Dililit Skandal yang Belum Terselesaikan
-
Ibu Negara Korea Selatan Bikin KTT G20 Jadi Vibes Drama Korea, Seperti Istri Pimpinan di Drakor
-
Permintaan Presiden Joe Biden, Bisakah Presiden Xi Jinping Lobi Korea Utara Hentikan Uji Coba Nuklir?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub