/
Jum'at, 18 November 2022 | 16:14 WIB
Di Balik Pintu Ruangan Kapolri, Ferdy Sambo Disebut Intimidasi Bharada E

SuaraCianjur.id - Ferdy Sambo lakukan intimidasi saat Bharada E tengah menghadap Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit

Diungkap Ronny Talapessy, kuasa hukum Bharada E, intimidasi terjadi kala Ferdy Sambo masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri. 

Saat itu, Kapolri memanggil Bharada E. Listyo ingin mendengar lansung apa yang terjadi di Duren Tiga, tempat Brigadir J dieksekusi. 

Ferdy Sambo mengancam Bharada E untuk menutupi kejahatannya menghabisi Brigadir J. 

“Waktu menghadap Kapolri, Richard masuk ke dalam ketemu pak Kapolri di luarnya (depan pintu) ada Ferdy Sambo. Dari depan saja dia sudah diintimidasi," kata Ronny.

Bharada E disebut Ronny saat itu ketakutan akan intimidasi yang dilakukan Ferdy Sambo. 

Ketika itu jugalah, Bharada E karena kaetakutannya mengamini segala perintah dan instruksi dari Ferdy Sambo sebagai atasannya. 

"Kamu (Richard) bicara sesuai yang begini begini," tuturnya.

Ronny menyebut, kala itu Bharada E tahu diri dengan pangkatnya. Melawan Ferdy Sambo yang miliki bintang di pundaknya, tak terbesit sedikit pun. 

Baca Juga: Terinspirasi dari Mandalika, Bamsoet Ajak Gibran Bangun Sirkuit Balap di Soloraya

Kondisi dalam tekanan itu, membuat Bharada E sempat memberikan pesan kepada kelaurga dan kekasihnya. 

Bharada E bahkan sampai memperingati keluarganya untuk berhati-hati dan mengikhlaskan dirinya. 

Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjalani sidang kode etik profesi sebagai tersangka dalam peristiwa pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J. (YouTube/Polri TV Radio) (sumber:)

“Kalau terjadi apa-apa dengan saya sudah ikhlaskan saya tidak usah cari lagi, saya minta keluarga hati hati, baik baik," pesannya Bharada E.

Namun Bharada E akhirnya memberontak. Bahkan Bharada E siap melawan Ferdy Sambo dan siap juga menjadi justice collaborator dalam perkara pengungkapan kematian Brigadir J.

Ada kekuatan besar yang mendorong Bharada E untuk mengungkap kasus ini. 

Kekuatan tersebut, menjadi tameng Bharada E, untuk melawan mantan atasanya tersebut. 

Load More