- Wakil Ketua DPR Dasco Ahmad melihat hasil survei kepuasan publik Presiden Prabowo sebagai introspeksi penting.
- Survei Indikator Politik Indonesia pada Januari 2026 menunjukkan 79,9% publik puas atas kinerja Presiden Prabowo.
- Pemerintah akan fokus evaluasi pada catatan mengenai ekonomi serta pemerataan bantuan masyarakat pasca survei.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto sebagai bahan penting untuk melakukan introspeksi dan perbaikan kebijakan ke depan. Menurutnya, meski tingkat kepuasan publik tergolong tinggi, temuan adanya sebagian kecil masyarakat yang merasa tidak puas tetap harus dicermati secara serius.
Dasco menyebutkan bahwa angka sekitar dua persen publik yang menyatakan tidak puas bukanlah hal sepele. Ia menegaskan, persentase tersebut justru menjadi masukan penting bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
"Walaupun cuma sekitar 2-3 persen, tapi itu cukup berarti dan penting," kata Dasco, di kompleks parlemen, Jakarta seperti dikutip dari Antara, Senin.
Ia menjelaskan bahwa hasil survei tersebut tidak hanya dilihat dari angka kepuasan semata, tetapi juga dari catatan-catatan yang menyertainya. Menurut Dasco, masukan publik yang tercermin dalam survei menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan Presiden Prabowo.
Pemerintah, lanjut Dasco, akan memberikan perhatian khusus pada sejumlah catatan penting yang muncul, terutama terkait peningkatan ekonomi serta pemerataan bantuan kepada masyarakat.
"Justru catatan-catatan itu yang menjadi perhatian kami, menjadi perhatian pemerintah, menjadi perhatian Pak Prabowo, untuk dijadikan bahan introspeksi untuk perbaikan ke depan," kata dia.
Sebelumnya, pada Minggu (8/2), lembaga riset Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei nasional yang menunjukkan mayoritas publik merasa puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada awal 2026.
Pendiri dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan bahwa survei tersebut dilakukan terhadap 1.220 responden warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun pada periode 15–21 Januari 2026. Hasilnya, sebanyak 79,9 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo.
Burhanuddin merinci, sebanyak 13 persen responden mengaku "sangat puas" dan 66,9 persen menyatakan "puas". Sementara itu, 17,1 persen responden menyatakan "kurang puas", 2,2 persen menyatakan "tidak puas sama sekali", dan sisanya sebesar 0,8 persen memilih tidak tahu atau tidak menjawab.
Baca Juga: Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Berita Terkait
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
79,9 Persen Publik Puas pada Prabowo, Dasco: Catatan Ketidakpuasan Tetap Penting
-
Rieke 'Oneng' Kritik Sengkarut Data PBI BPJS: Di Balik Angka Ada Nyawa Rakyat yang Dipertaruhkan
-
Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya
-
Ujian Berat Prabowo: PKB dan PAN 'Tes Ombak' Tanpa Gibran, Siapkah Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
Terkini
-
Kemensos Temukan Puluhan Juta Warga Miskin Belum Terlindungi PBI JKN
-
Kecewanya Ketua MA Sunarto Pimpinan PN Depok Kena OTT KPK, Padahal Tunjangan Hakim Baru Naik
-
Sidang Korupsi Kemenaker: Noel Sebut Partai Politik 'Tiga Huruf' Terlibat Kasus Pemerasan K3
-
Banyak Media Terhimpit PHK, Menko PM Janjikan Ada Distribusi Iklan Merata
-
Ironi Kenaikan Tunjangan, Ketua MA Kecewa Berat Pimpinan PN Depok Terjaring OTT KPK
-
Gentengisasi Prabowo, Bisakah Sekuat Genteng Palu Arit?
-
Bersenjata Celurit, Polisi Tangkap Wali Murid dan Keponakan Usai Aniaya Guru MI di Sampang
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
Bareskrim Periksa 3 Tersangka Kasus Penipuan PT DSI, Kerugian Capai Rp2,4 Triliun
-
Beras Jemaah Haji 2026 Dipasok dari Indonesia, Ini Alasannya