- Dokter Detektif menolak tawaran damai puluhan miliar rupiah dari pihak Richard Lee untuk menghentikan proses hukum.
- Doktif mensyaratkan ganti rugi total ratusan miliar rupiah kepada konsumen sebagai syarat utama penyelesaian damai.
- Richard Lee sedang menjalani sidang praperadilan di PN Jakarta Selatan terkait status tersangkanya atas dugaan pelanggaran UU Konsumen.
Suara.com - Perseteruan sengit antara Dokter Detektif alias Doktif dan Richard Lee memasuki babak baru. Menjelang putusan sidang praperadilan, Doktif membuat pengakuan sensasional terkait adanya upaya "bawah tanah" untuk menyelesaikan kasus ini dengan nominal uang yang fantastis.
Ditemui di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, pada Senin, 9 Februari 2026, perempuan yang gencar membongkar dugaan overclaim produk kecantikan ini mengklaim bahwa dirinya menerima tawaran damai bernilai puluhan miliar rupiah.
Tawaran tersebut diduga datang dari pihak lawan untuk menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.
"Seperti kalian tahu, uang yang ditawarkan ke Doktif bukan sudah di angka Rp5 miliar lagi, tetapi sudah mencapai puluhan miliar. Dan ini Doktif tolak mentah-mentah," kata Doktif kepada awak media.
Doktif menegaskan bahwa kemunculannya ke publik bukan didasari motif ekonomi atau mencari keuntungan pribadi. Menurutnya, jika tujuannya hanya uang, kasus ini sudah selesai sejak lama.
"Keberadaan Doktif, kemunculan Doktif bukan untuk keuntungan Doktif semata. Ya, kalau Doktif ingin menginginkan uang, kemungkinan masalah ini sudah selesai. Tapi sampai detik ini tidak ada sedikitpun keinginan damai bersama dengan DRL (Dokter Richard Lee)," jelasnya.
"Jangan disamakan Doktif dengan orang lain. Doktif hidupnya sudah nyaman. Doktif aktivis di lapangan, Doktif punya pekerjaan yang cukup nyaman, punya banyak karyawan. Sudah bukan uang tujuannya," tambahnya.
Syarat Mutlak: Ganti Rugi Masyarakat
Meski menolak tawaran puluhan miliar rupiahd, Doktif sebenarnya membuka peluang damai dengan satu syarat mutlak yang dinilai berat bagi kubu lawan.
Baca Juga: Doktif Sebut Status Mualaf Richard Lee Cuma Kedok Cari Simpati, Ada Buktinya?
Dia meminta agar kerugian konsumen yang telah membeli produk-produk bermasalah dikembalikan sepenuhnya.
"Tetap seperti biasa, kembalikan ratusan miliar uang masyarakat, baru kita ngomongin soal damai. Seperti itu," tantang Doktif.
Dia menyatakan bahwa perjuangannya saat ini adalah untuk masyarakat yang diduga telah dirugikan hingga ratusan miliar rupiah akibat pembelian produk skincare yang tidak sesuai klaim atau regulasi.
Sebagai informasi, Richard Lee saat ini tengah mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Gugatan ini dilayangkan untuk menantang status tersangka yang disematkan Polda Metro Jaya kepadanya terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Kesehatan.
Kasus ini bermula dari konten-konten Dokter Detektif yang mengkritisi produk White Tomato dan DNA Salmon milik Richard Lee yang diduga overclaim dan bermasalah dalam perizinan.
Selain kasus di Polda Metro Jaya, Richard Lee juga melaporkan balik Doktif ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik, di mana Doktif juga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Putusan sidang praperadilan Richard Lee dijadwalkan akan dibacakan pada Rabu, 11 Februari 2026 mendatang.
Berita Terkait
-
Yakin Richard Lee Kalah di Sidang Praperadilan, Dokter Detektif: Kamu Bakal Ditahan
-
Richard Lee Absen Sidang Praperadilan karena Sakit, Doktif: Di TV Kelihatan Sehat Banget
-
Sama-Sama Jadi Tersangka, Richard Lee dan Doktif 'Lomba' Sakit
-
Viral Perempuan Diceraikan Sehari Usai Melahirkan, Suami Balikan ke Mantan
-
Doktif Pasang Syarat Damai dengan Richard Lee: Kembalikan Uang Ratusan Miliar ke Masyarakat
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok