SuaraCianjur.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku dimarahi anggota TNI dari Yonzipur Kodam III Siliwangi, saat mengunjungi korban gempa Cianjur.
Kejadian yang menimpa Risma (panggilan Mensos), saat ia mengunjungi lokasi gempa Cianjur, ia menggunakan kendaraan dengan mengikuti jalur yang diambil pejabat dari Pemerintah Kabupaten Cianjur.
Ia pun dimarahi oleh anggota TNI AD tersebut. Risma pun diminta putarbalik oleh prajurit TNI tersebut.
"Saya kan enggak tahu lewat mana, kemarin saya dimarahi ada pasukan. Saya mau ke sana, saya enggak boleh, suruh balik saya," kata Risma.
Ia mengaku sempat beradu tanya dengan anggota TNI tersebut. Risma ditanyai kenapa memilih menggunakan jalur yang membuat ia dihentikan oleh anggota TNI tersebut.
Risma pun menjawab ia tidak mengetahui harus menggunakan jalur mana. Risma pun mengaku hanya mengikuti rombongannya saja.
“Saya ditanya sama dia 'kenapa lewat sini?'. Lho apa saya tahu, saya ngomong mana ada menteri mikir jalan lewat mana,” katanya.
"Ya saya enggak tahu lewat mana, kan saya ngikut aja," lanjutnya.
Ditengah Risma memberikan pernaytaan tersebut, ada seorang pimpinan TNI AD yang melintas dihadapan Risma. Ia pun memanggil ajudan dari pimpinan anggota TNI tersebut.
Baca Juga: RIG Tenders Beberkan Strateginya di 2023 untuk Peningkatan Laba
"Aku tak ngomong sama panglimanya," kata Risma kepada seorang ajudan tersebut.
Tak lama, seorang pimpinan TNI pun menghampiri Risma, bernama Ryan. Kemudian Risma pun menceritakan apa yang menimpanya kepada Ryan.
"Yang jadi masalah lagi, saya dimarahi oleh dia. Jadi saya minta anak itu diperiksa psikisnya. Dia ngomong 'kenapa pejabat lewat sini?'. Kayaknya sakit deh dia itu," kata Risma lagi.
Sampai saat ini, belum diketahui kelanjutan dari insiden Risma yang dimarahi oleh anggota TNI AD tersebut. (*)
Artikel ini telah tayang di suara.com, dengan judul : Mensos Risma Curhat Dimarahi Prajurit TNI saat Kunjungi Lokasi Gempa Cianjur: Enggak Terima Aku
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions