SuaraCianjur.id- Banyak minum yang digemari oleh masyarakat sebagai minuman kekinian ternyata memberikan dampakkurang baik buat kesehatan.
Menurut dr.Zaidul Akbar minum kekinian banyak yang mengandung gula pasir, yang bisa membuat efek ketagihan. Bahkan hanya memberikan kebahagiaan palsu bagi seseorang.
"Jadi saya membayangkan dengan masifnya kedai maaf, minuman milenial di mana-mana kalau Anda lihat tadi, gulanya seberapa,” jelas dr.Zaidul Akbar dilansir dari Youtubenya dilihat Rabu (7/12/2022).
Menurut dr.Zaidul Akbar, gula cair yang dipakai sebagai bahan pemanis dalam minuman kekinian, bisa sampai seperempat gelas kemasan. Otomatis hal itu sudah melebih batas konsumsi wajar terhadap gula sehari-hari.
Diungkap dr.Zaidul Akbar konsumsi gula yang berlebih akan mengakibatkan dopamin spike.
"Banjir gula dalam tubuh yang lama-lama membuat dopamin spike namanya," terang dr.Zaidul Akbar.
Perlu diketahui kalau Dopamin spike adalah sebuah kondisi ketika seseorang, merasa bahagia karena suatu hal. Dalam hal ini adalah makanan.
"Dopamin itu kan hormon, tiba-tiba dopamin meningkat yang bikin bahagia," jelasnya.
Secarategas disebutkan oleh dr. Zaidul Akbar tentu saja itu berbahaya bagi kesehatan, Karena kalau efeknya turun maka tubuh akan meminta lebih banyak lagi.
Baca Juga: Anak Milenial Gampang Stres? Iniah Cara Meningkatkan Mood Ala dr. Zaidul Akbar
"Waktu itu sudah mulai agak turun minta lagi itu dia. Makanya orang yang makan gula pasir dan turunannya, itu biasanya dia minta lagi dan lagi," ungkap dr.Zaidul Akbar.
Dengan seperti itu, maka .kebahagiaan yang didapat oleh seseorang adalah palsu.
"Untuk memberikan sensasi kebahagiaan palsu dalam dirinya," kata dr. Zaidul Akbar.
Maka dari itu sebagai pengganti dr.Zaidul Akbar memberikan saran supaya bisa memenuhi asupan tubuh, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang lebih skehat. Kata dia salah satunya adalah buah nanas.
"Termasuk itu kita tadi bicara karbohidrat. Nanah itu sumber karbohidrat yang sehat sebenarnya,"terang dr.Zaidul Akbar.
"Yang paling banyak enzimnya berada di bonggolnya, jadi bonggolnya dimakan," katanya melanjutkan.
Tag
Berita Terkait
-
Coba Mulai Besok Terapkan Sarapan Pagi yang Sehat Resep dr.Zaidul Akbar Tanpa Ribet dan Simpel
-
Sisik dan 2 Jenis Bagian Ikan Ini Jadi Skincare Alami Kata dr.Zaidul Akbar, Gak Perlu Mahal Begini Caranya
-
Orang Tua Jangan Nyesal Nyawa Anak Bisa Melayang Akibat Biarkan Konsumsi Minuman Jenis Ini Kata dr.Zaidul Akbar
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?