SuaraCianjur.id- Setiap individu memiliki titik rangsang yang berbeda dan ketika berhubungan seks setiap pasangan ingin mencapai puncak kenikmatan.
Banyak pasangan yang mengalami tidak pernah mencapai titik orgasme, ketika berhubungan seks. Hal ini terjadi karena masih banyak yang tidak tahu soal letak titik rangsang pada bagian tubuh pasangan.
Menurut pakar Seksologi dr.Boyke Dian Nugraha mengatakan titik rangsang biasa disebut sebagai G-Spot. Jika titik ini pada dasaranya ada dan dimiliki oleh setiap individu. Tapi tidak pada setiap perempuan.
Melansir dalam Youtube Sonora FM dilihat Jumat (16/12/2022), dr.Boyke menjelaskan area titik G-spot bagi wanita.
"Letak GSpot berada di arah jam 11 hingga 12, bisa dicapai menggunakan tangan ketimbang penetrasi," ungkap dr.Boyke.
Namun kata dr.Boyke keberadaan GSpot biasanya kerap tertukar dengan klitoris. Jadi perlu ada pemahaman bagi pasangan pria, yang akan melakukan hubungan seks dengan memberikan rangsangan pada area tersebut.
Pada dasarnya kata dr.Boyke kalau klitoris adalah organ dalam tubuh manusia, yang mampu membangkitkan gairah fisik. Bagian klitorisis ini bisa ditemukan pada tubuh wanita dan laki-laki.
Klitoris yag mampu membangkitkan gairah seks pada umumnya bekerja layaknya penis dan puting. Tapi kata dr.Boyke dalam membedakannya, klitoris tidak melakukan fungsi reproduksi selain memberikan kenikmatan bagi wanita.
Dijelaskan oleh dr.Boyke kalau klitoris itu memiliki saraf sebanyak 8.000 serabut. Jadi klitoris menjadi menjadi organ yang paling sensitif ketimbang penis, yang Cuma memiliki 4.000 serabut saraf.
Letak klitorisis ada pada bagian atas vulva, bentuknya seperti tombol kecil atau benjolan. Sementara kalau GSpot adalah kumpulan ujung saraf, ukurannya seperti kacang kenari di dalam vagina. Fungsinya sama seperti klitoris yakni untuk membuat rangsangan.
“Menyentuh GSpot bisa menciptakan orgasme dengan lebih cepat dan kuat, hingga menyebabkan ejakulasi pada perempuan,” jelas dr.Boyke. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Bahaya Empedu King Kobra dan Otak Monyet Dibongkar Dokter Boyke, Justru Ini Obat Kuat Sesungguhnya
-
Jangan Terlalu Banyak Hubungan Badan Saat Muda, Nanti Saat Tua jadi Begini, Ini Kata dr. Boyke
-
Istri Jangan Bikin Suami Salah Tangkap, Kata Dokter Boyke Tak Usah Malu Minta Sesuatu saat Gituan Bilang Saja
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'