SuaraCianjur.id- Hasil tes poligraf atau uji kebohongan terhadap terdakwa Putri Candrawathi sangat memprihatinkan.
Karena dari hasil tersebut terungkap kalau skor hasil tes bagi istri Ferdy Sambo itu minus 25, yang mengindikasikan kalau Putri Candrawathi berbohong dalam kasus kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Menurut pengamat hukum pidana, Abdul Fickar menjelaskan kalau hasil tes poligraf akan menunjukan terkait dengan yang melekat dalam pribadi Putri Candrawathi sehari-hari.
"Menurut saya agak mengerikan juga, artinya keteranganya hampir tidak ada yang benar minusnya terlalu banyak," ucap Abdul Fickar dikutip dari YouTube KOMPASTV, Jumat, (16/12/2022).
Kebohongan dari hasil tes poligraf menurutnya mungkin saja menjadi bagian dari perilaku Putri sehari-hari
"Menurut saya mungkin ini bagian dari perilaku," kata dia menambahkan.
Abdul Fickar menilai, dari hasil tes poligraf tersebut terdapat indikasi kebiasaan berbohong yang melekat dalam diri istri Ferdy Sambo.
"Kan begini ketika orang menjawab satu pertanyaan, itu juga akan dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan sehari-hari. Ketika dia timbul niat menjawab pertanyaan itu secara jujur atau sebaliknya, pasti ada gangguan gangguan juga kalau biasa merekayasa," jelas Abdul.
Ahli poligraf dari Polri bernama Aji Febrianto Ar-Rosyid yang hadir dalam sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, beberapa waktu kemarin menyampaikan hasil skor poligraf terhadap para terdawka.
Dari hasil itu kata Aji hanya Bripka Ricky Rizal dan Bharada E yang jujur.
"Bapak Ferdy Sambo nilai totalnya -8, Putri -25, Kuat Maruf dua kali pemeriksaan, yang pertama hasilnya +9 dan kedua -13, Ricky dua kali juga pertama +11, kedua +19, Richard +13," jelas Aji.
Diterangkan oleh Aji kalau skor plus menunjukan hasil jujur, sementara sebaliknya kalau hasil skor minus maka yang diperiksa telah berbohong.
Dan dalam catatan tersebut, kalau Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi berbohong sementara Kuat Maruf bohong dan jujur. (*)
Sumber: Suara.com / Kompas TV
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Tayang 2026, Film Witch on the Holy Night Garapan ufotable Rilis First Look
-
20 Prompt AI Edit Foto Lebaran Jadi Glow Up dan Estetik, Tinggal Copas!
-
10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kerja di Mana Saat Lebaran, Anti Tertekan!
-
Jadwal Lengkap One Way, Contraflow Hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Sebulan Penuh Dibangunkan Sahur, Ruben Onsu Apresiasi Toleransi Betrand Peto
-
Puan Maharani Sinyalkan Pertemuan Lanjutan Megawati-Prabowo Dalam Waktu Dekat
-
Momentum Idulfitri 1447 H Pererat Kebersamaan Demi Bangun Indonesia yang Lebih Baik
-
Anti Ribet! 6 Tips Jitu Bereskan Rumah yang Berantakan Pasca-Lebaran
-
Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Dramatis