SuaraCianjur.id - Piala Dunia U-20 2023 akan segera bergulir pada pertengahan tahun ini, tepatnya pada 20 Mei-11 Juni 2023.
Sebelum Piala Dunia U-20 2023 dimulai, ada banyak pemain yang pindah kewarganegaraan. Salah satu perpindahan yang menyita perhatian adalah pemain tim papan atas Liga Spanyol La Liga, Barcelona.
Jelang berjalannya ajang ini, beberapa negara sudah mengunci satu slot di putaran final. Total sudah ada 16 negara yang dipastikan tampil di Piala Dunia U-20 2023.
Salah satunya adalah Indonesia yang berstatus tuan rumah ajang ini. Selain tuan rumah, ada 15 negara lainnya dari zona Eropa, Amerika Selatan atau CONMEBOL, lalu CONCACAF, dan Oceania.
Kini tersisa dua zona saja yang akan memperebutkan delapan tiket tersisa. Dua zona tersebut adalah Asia atau AFC dan Afrika atau CAF.
Selain kabar beberapa negara yang telah memastikan lolos, ada beberapa negara yang telah pasti tak akan berpartisipasi di Piala Dunia U-20 2023.
Karena negara tersebut tak berpartisipasi, beberapa pemain pun hingga rela berganti kewarganegaraan demi bisa tampil di Piala Dunia U-20 2023.
Lantas, siapa saja pemain yang rela pindah negara demi bisa tampil di Piala Dunia U-20 2023? Berikut daftarnya.
1. Ivar Jenner (Belanda ke Indonesia)
Ivar Jenner memilih berganti kewarganegaraan dari Belanda ke Indonesia karena berstatus pemain keturunan.
Darah keturunannya ini membuat PSSI memberikan opsi baginya untuk dinaturalisasi, dan dirinya pun bersedia hijrah untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023.
2. Rafael Struick (Belanda ke Indonesia)
Sama dengan Ivan Jenner, Rafael Struick juga menjadi pemain Belanda yang memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk membela Timnas U-20 di Piala Dunia U-20 2023.
Penyerang muda ADO Den Haag ini pun sudah bergabung Timnas U-20 dan mengikuti pemusatan latihan yang berlangsung di Spanyol.
3. Justin Hubner (Belanda ke Indonesia)
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Timnas Indonesia U20 dalam Turnamen Mini Internasional 2023 di SUGBK
-
Garuda Indonesia Raih Kemenangan Lagi dalam Proses Restrukturisasi
-
Sudah Resmi, Turnamen Mini yang Melibatkan Timnas U20 Indonesia, Fiji, Selandia Baru, dan Guatemala Akan Digelar di SUGBK
-
Susul Marselino Ferdinan, Pemain Timnas Ronaldo Kwateh Dikontrak Klub Luar Negeri!
-
Shin Tae Yong Sedih Ditinggal Iwan Bule, Kenang Awal Mula Latih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati