SuaraCianjur.id - Baru-baru ini, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah melakukan Sarasehan bersama dengan Asosiasi Provinsi (Asprov), guna membahas permasalahan sepak bola yang ada di Provinsi.
"Ini merupakan sarasehan kedua, setelah sebelumnya bersama klub liga 1 dan Liga 2. Sarasehan itu apa? Kita ingin mendengar apa permasalahan sepak bola yang ada di provinsi," kata Erick Thohir, dikutip cianjur.suara.com, Senin (20/3/2023).
Ia mengungkapkan bahwa, terdapat banyak hal yang telah didiskusikan bersama dengan Asprov. Hal tersebut diantaranya mulai dari visi jangka panjang dan jangka pendek yang akan dilakukan kedepannya.
Khusus untuk jangka panjang sendiri, PSSI dan Asprov memiliki fokus untuk membina pemain sejak usia dini mulai dari usia 9 tahun, guna mencapai visi fase keemasan pada tahun 2034-2045 mendatang.
Sedangkan untuk jangka pendeknya sendiri, PSSI dan Asprov berencana untuk mengadakan turnamen Liga 2 dan Liga 3 disaat Liga 1 sedang bergulir, serta adanya sedikit perubahan format di Liga 1 nantinya.
"Kita punya mimpi bersama. Tidak mudah tapi kita harus berani. Contoh, pembinaan usia dini harus dimulai dari usia 9 tahun, karena target persiapan event-event di tahun 2034 harus dari usia itu." ungkap Erick Thohir.
"Itu salah satu program yang tadi kita diskusikan dengan asprov. Kemudian, untuk jangka pendek. Kita lakukan turnamen liga 2 dan 3 ketika liga 1 mulai. Liga 1 formatnya agak berbeda sedikit," lanjutnya.
Fase keemasan ini sendiri terdapat pada Visi PSSI 2045, dimana untuk mencapai tujuan itu terdapat empat fase yang harus dicapai. Empat Fase tersebut diantaranya Fase Pemulihan (2023), Fase Pengembangan (2024-2028), Fase Performa (2028-2034), dan Fase Keemasan (2034-2045).
Diharapkan dengan terwujudnya Visi dari PSSI ini, dapat membawa kejayaan bagi sepak bola Indonesia di masa yang akan datang.
Baca Juga: 7 Artis yang Pernah Berurusan dengan Fans K-Pop, Terkini Kiky Saputri Hingga Disumpahi Mandul
Sumber: pssi.org
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Kerja Keras, tapi Kurang Diakui: Nasib Perempuan di Dunia Profesional
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Kenapa Perempuan Pakai Wali Hakim saat Menikah? Berkaca dari Pernikahan Syifa Hadju
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Mau Lari dengan Nyaman! 4 Sepatu Running Wanita yang Wajib Dicoba
-
Bikin Melongo! El Rumi Beri Mahar 2026 Poundsterling hingga Souvenir Emas
-
Palembang Kian Tenggelam Dikepung Banjir, Publik Tagih Janji Ratu Dewa Bebas Banjir
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
5 Deretan Kejanggalan Pengasuhan di Daycare Little Aresha Jogja, Bikin Orang Tua Waswas