SuaraCianjur.Id- Setiap manusia pasti memiliki keresahan masing-masing, terutama ada sebagian orang yang memiliki keresahaan mengenai dirinya dari sejak kecil yang terbawa hingga dewasa.
Inner child akan terus tumbuh pada diri seseorang hingga dewasa, dikarenakan anak kecil ini setelah dewasa akan terus dituntut seperti orang dewasa. Jadi, anak kecil ini ada pada diri kita sering mencari perhatian layaknya anak kecil di waktu-waktu yang kurang tepat.
Banyak faktor yang mempengaruhi inner child kita terus bertumbuh hingga dewasa, diantaranya bisa dari hal kecil seperti membanding-bandingkan anak.
“Ketika kita kecil dulu sering tersakiti dengan rasa perbandingan, hingga dewasa mungkin sisi anak-anaknya sering mencari perhatian. Sehingga ketika kita dewasa selalu merasakan hal yang mirip ketika kita waktu kecil kurang kebutuhannya,” ujar Caca Tengker pada YouTube Bundlifetainment.
Selain itu juga, terkadang inner child sering muncul ketika kebutuhan kita kurang terpenuhi, seperti kurang dilihat, dihargai, dimengerti, diapresiasi oleh orang-orang signifikan seperti orang tua.
Ada dua tipe inner child yang melekat pada diri kita, ada yang terluka tidak bisa berkompromi dengan diri kita sekarang. Ada juga yang aman dan bisa mengobrol dengan diri kita saat dewasa.
“Inner child yang tidak aman, mungkin anak kecil dalam diri kita memang terluka banget dimana lukanya tidak pernah diperhatikan. Jadi, ketika ada hal yang rasanya mirip sama dengan masa lalu, si anak kecil ini akan tidak menerima,” jelas Caca Tengker.
Sisi anak kecil dalam diri kita bisa sembuh, tetapi memerlukan proses yang sangat panjang. Inner child penting untuk disembuhkan oleh diri sendiri, dikarenakan ketika kita dewasa merupakan salah satu tanggung jawab diri sendiri. (*)
(*/Haekal)
Baca Juga: Ini Jadwal Buka Puasa Kota Solo Senin 27 Maret 2023, Lengkap dengan Bacaan Doa
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Detik-Detik Mahasiswi Dibacok Pakai Kapak di Kampus UIN Suska Riau, Pelaku Diduga Terobsesi
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026