SUARA CIANJUR - Partai politik non parlemen tidak dikecualikan untuk bergabung dengan Koalisi Besar yang dibentuk menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Heri Budianto, Ketua bidang Politik dan Kebijakan Publik DPP Partai Perindo, menyatakan ketertarikan partainya untuk bergabung dengan koalisi yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
"Kemungkinan ikut koalisi besar terbuka, begitupun dengan lainnya," ucap Heri.
Heri menyatakan bahwa Partai Perindo memiliki tekad untuk melanjutkan program pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintahan Jokowi. Selain itu, Partai Perindo juga telah melakukan pertemuan dengan partai politik lainnya.
"Perindo telah bersilaturahmi kebangsaan ke Gerindra dan Golkar," katanya.
Partai Ummat tidak tertarik untuk menjadi bagian dari Koalisi Besar yang terdiri dari beberapa partai politik seperti PAN, Golkar, Gerindra, PPP, dan PKB, berbeda dengan Partai Perindo.
"Kalau itu koalisi itu untuk melestarikan yang ada sekarang, tentu kita nggak tertarik untuk ke sana. Mau dia koalisinya berapa partai, mau koalisinya banyak partai, bagi kita, ya, biarin saja," jelas Wakil Ketua Umum Partai Ummat Nazaruddin.
Menurut Nazaruddin, Partai Ummat selalu memegang sikap untuk tidak berada di dalam pemerintahan dan hal ini tidak pernah berubah.
Partai Ummat mempertahankan sikap ini karena menginginkan adanya perubahan yang lebih baik.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Makassar, Toraja Utara, Bulukumba, Selasa 18 April 2023
"Karena kita punya keyakinan, kita punya keyakinan bahwa rakyat kita ini butuh perubahan," paparnya.
Nazaruddin menyatakan bahwa Partai Ummat lebih memilih untuk berkoalisi dengan rakyat daripada bergabung dengan Koalisi Besar.
Menurutnya, ia siap untuk berjuang sendirian demi mencapai perubahan yang diinginkan oleh rakyat. Saat ini, Partai Ummat mengungkapkan dukungan mereka terhadap Anies Baswedan yang diusung oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan didukung oleh Partai Demokrat dan PKS.
"Kita sudah sampaikan dukungan kita kepada Anies Baswedan dalam rakernas kemarin karena kita yakin bahwa visinya Anies adalah perubahan, makanya kita dukung," jelasnya. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan
-
Those Who Wish Me Dead Malam Ini: Angelina Jolie Terjebak dalam Kepungan Api dan Pembunuh
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Innalillahi, Ayah Bunga Zainal Meninggal Dunia
-
4 HP yang Punya Desain Mirip iPhone 17 Pro: Harga Murah, Spek Gahar
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman