/
Selasa, 18 April 2023 | 15:05 WIB
Partai Ummat tidak tertarik untuk menjadi bagian dari Koalisi Besar yang terdiri dari beberapa partai politik seperti PAN, Golkar, Gerindra, PPP, dan PKB(Suara.com/Bagaskara)

SUARA CIANJUR - Partai politik non parlemen tidak dikecualikan untuk bergabung dengan Koalisi Besar yang dibentuk menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

Heri Budianto, Ketua bidang Politik dan Kebijakan Publik DPP Partai Perindo, menyatakan ketertarikan partainya untuk bergabung dengan koalisi yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Kemungkinan ikut koalisi besar terbuka, begitupun dengan lainnya," ucap Heri.

Heri menyatakan bahwa Partai Perindo memiliki tekad untuk melanjutkan program pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintahan Jokowi. Selain itu, Partai Perindo juga telah melakukan pertemuan dengan partai politik lainnya.

"Perindo telah bersilaturahmi kebangsaan ke Gerindra dan Golkar," katanya.

Partai Ummat tidak tertarik untuk menjadi bagian dari Koalisi Besar yang terdiri dari beberapa partai politik seperti PAN, Golkar, Gerindra, PPP, dan PKB, berbeda dengan Partai Perindo.

"Kalau itu koalisi itu untuk melestarikan yang ada sekarang, tentu kita nggak tertarik untuk ke sana. Mau dia koalisinya berapa partai, mau koalisinya banyak partai, bagi kita, ya, biarin saja," jelas Wakil Ketua Umum Partai Ummat Nazaruddin.

Menurut Nazaruddin, Partai Ummat selalu memegang sikap untuk tidak berada di dalam pemerintahan dan hal ini tidak pernah berubah. 

Partai Ummat mempertahankan sikap ini karena menginginkan adanya perubahan yang lebih baik.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Makassar, Toraja Utara, Bulukumba, Selasa 18 April 2023

"Karena kita punya keyakinan, kita punya keyakinan bahwa rakyat kita ini butuh perubahan," paparnya.

Nazaruddin menyatakan bahwa Partai Ummat lebih memilih untuk berkoalisi dengan rakyat daripada bergabung dengan Koalisi Besar. 

Menurutnya, ia siap untuk berjuang sendirian demi mencapai perubahan yang diinginkan oleh rakyat. Saat ini, Partai Ummat mengungkapkan dukungan mereka terhadap Anies Baswedan yang diusung oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan didukung oleh Partai Demokrat dan PKS.

"Kita sudah sampaikan dukungan kita kepada Anies Baswedan dalam rakernas kemarin karena kita yakin bahwa visinya Anies adalah perubahan, makanya kita dukung," jelasnya. (*)

(*/Haekal)

Load More