- Sejumlah oknum TNI diduga merusak warung kelontong di Jalan Kodam Raya, Jakarta Pusat, pada Selasa, 5 Mei 2026.
- Keributan dipicu oleh keengganan Sertu AW membayar biaya administrasi QRIS sebesar Rp1.000 kepada pemilik warung bernama Dedi.
- Pengeroyokan oleh oknum TNI mengakibatkan korban mengalami luka fisik dan dibawa paksa ke markas mereka oleh pelaku.
Suara.com - Peristiwa perusakan warung kelontong di Jalan Kodam Raya, Sumur Batu, Jakarta Pusat, membuat warga sekitar ketakutan. Pasalnya, sejumlah prajurit TNI diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Salah seorang warga, Maya, mengatakan saat pelaku menghajar penjaga warung bernama Dedi, warga sempat hendak melerai. Namun, Sertu AW justru menggertak agar mereka tidak ikut campur.
“Ada yang mau melerai, tapi kan nggak ada yang berani karena dia bilang anggota,” kata Maya di lokasi, Selasa (5/5/2026).
“Saya anggota, jangan ikut campur,” imbuh Maya menirukan ucapan pelaku saat menghardik warga.
Maya menuturkan, peristiwa ini bermula dari hal sepele. Pelaku tidak mau membayar biaya admin sebesar Rp1.000 saat melakukan pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Sebelum keributan terjadi, Dedi sempat menjelaskan bahwa biaya admin tersebut dikenakan karena pihak warung juga terkena potongan saat menerima pembayaran QRIS. Ia bahkan menyarankan agar pelaku menggunakan uang tunai jika tidak ingin dikenakan biaya tambahan.
Namun, pelaku tidak mengindahkan penjelasan tersebut.
“Tapi pelakunya itu tidak mau membawa cash. Ya sudah, akhirnya cekcok,” ujarnya.
Pelaku kemudian mengaku sebagai anggota TNI dan menggertak agar tidak ada yang berani melawan. Ancaman tersebut sempat ditanggapi oleh istri Dedi yang berada di dalam warung.
Baca Juga: Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!
“Terus akhirnya Mbak-mbak itu teriak, ‘Kalau anggota mau apa? Mau borgol saya?’ Akhirnya terjadi cekcok,” katanya.
Situasi semakin memanas ketika pelaku masuk ke dalam warung dan memukul istri Dedi dengan tangan kosong. Melihat kejadian itu, Dedi mendorong pelaku hingga terjatuh.
“Didorong terus jatuh, bangun lagi mukul suaminya. Tonjok-tonjokan lah di situ,” jelas Maya.
Tak berhenti di situ, pelaku kemudian mengambil tabung gas 3 kilogram dan merusak barang-barang di warung, termasuk etalase dan kulkas minuman.
Setelah kejadian, pelaku sempat kembali ke markasnya yang tidak jauh dari lokasi. Ia mengaku kepada rekan-rekannya bahwa dirinya menjadi korban penusukan.
Mendengar laporan tersebut, sejumlah prajurit lainnya datang ke lokasi dan diduga melakukan aksi balasan. Mereka merusak warung dengan menggunakan tabung gas untuk menghantam etalase dan fasilitas lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik