SUARA CIANJUR – Arus mudik jelang hari Raya Idul Fitri 1444 H sudah mulai terlihat, jajaran instansi pemerintah seperti Polisi dan TNI pun sudah siap siaga untuk memantau mudik lebaran 2023.
Tak hanya jajaran Polisi dan TNI yang bertugas, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi pun telah menyiapkan berbagai hal, mulai dari sarana dan prasarana.
Hal ini diungkapkan pada Forum Lalu Lintas dan angkutan jalan di Balai Kota.
Berdasarkan paparan yang telah diutarakan pada forum tersebut, Dinas Perhubungan akan menugaskan 110 orang personel untuk membantu jajaran Polisi dan Tni.
Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi arus mudik, dan balik yang membludak pada tahun ini.
Dari banyaknya jumlah personil, ada pula yang ditugaskan untuk melakukan patrol secara rutin, dan memastikan arus mudik secara baik selama 24 jam.
Selain menugaskan 110 orang personel Dinas Perhubungan, pihak dishub telah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas dan tujuh posko survey traffic counting.
Hal ini dituturkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Imran Wardhani.
Posko traffic survey untuk menghitung volume arus lalu lintas ini, telah didirikan di Jalan KH. A. Sanusi, Lingkar Selatan dan Selabintana. Adapun untuk rekayasa lalu lintas akan dipusatkan di Kawasan pusat bisnis.
Baca Juga: 25 Titik Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan Selama Masa Libur Lebaran 19-25 April 2023
“Untuk pengalihan diseputaran wilayah CBD (Central Business District) mulai dari Jalan R.R. Martadinata, Siliwangi, R. Syamsudin, SH, Suryakencana, Ahmad Yani, dan Sudirman,” Jelas Imran Wardhani, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.
Ini semua dilakukan untuk kelancaran para pemudik atau berwisata ke Kota Sukabumi agar selamat, nyaman, dan aman. Dihimbau juga oleh Kepala Dishub Kota Sukabumi agar memeriksa terlebih dahulu kelayakan kendaraan, serta kesehatan pengemudi. (*)
Sumber: Diskominfo Sukabumi kota
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial