SUARA CIANJUR - UNESCO telah mengusulkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang digunakan dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB.
Diungkapkan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Halimi Hadibrata Bahasa Indonesia ini telah diusulkan UNESCO untuk menjadi salah satu bahasa dalam sidang pada November 2023.
Pada kesempatan itu Halimi menjadi narasumber pada acara sosialisasi penguatan literasi muda di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, sehingga Bahasa Indonesia siap untuk go internasional.
“Pada 25 Mei 2023 Unesco telah mengusulkan penggunaan Bahasa Indonesia ke PBB, jika disepakati pada bulan November 2023 Bahasa Indonesia secara resmi akan menjadi bahasa internasional selain bahasa-bahasa yang sudah ada saat ini,” jelas Halimi, dikutip dari Instagram @akuratco, Selasa (20/6/2023).
Halimi menilai, adanya penguatan citra Bahasa Indonesia di kancah internasional juga bukan hanya sebagai pemersatu bangsa yang digunakan di tingkat regional Negara Indonesia, namun juga ada makna pada tingkat internasional.
Selain Bahasa Indonesia akan menjadi bahasa Internasional, juga UU terkait Bahasa Indonesia juga gagasan negara Pancasila akan diterjemahkan ke dalam bahasa internasional.
Diketahui dengan mendunianya Bahasa Indonesia tentu ini akan mendapatkan apresiasi khususnya dari seluruh masyarakat Indonesia, yang dapat memelihara serta mempertahankan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Halim menambahkan, dengan go internasionalnya Bahasa Indonesia ini sejalan dengan Kongres Bahasa Indonesia lima tahun lalu.
Pihaknya sebelumnya menargetkan Bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa internasional pada tahun 2045.
Baca Juga: Menteri Pertahanan Prabowo: Upah Adil untuk Kelas Pekerja di Indonesia
Dengan segala upaya yang dilakukan Kepala Badan Bahasa, Prof. Amin yang terus mengupayakan Bahasa Indonesia dibawa ke sidang PBB pada tahun ini, harus mendapatkan apresiasi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menjual Keranda di Malam Ganjil
-
Pohon Tumbang Tutup Jalan Malang-Kediri, BPBD Gerak Cepat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Deretan Plot Twist Jelang Ending Drakor No Tail To Tell
-
Virgoun dan Lindi Fitriyana Pacaran Setahun Sebelum Menikah Hari Ini
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
98 PHL Dishub Palembang Tiba-Tiba Dirumahkan Jelang Ramadhan, Apa Penyebabnya?
-
Jangankan Diundang, Inara Rusli Bahkan Tak Tahu Virgoun Menikah dengan Lindi Fitriyana
-
Widy Vierratale Punya Gaun Noni Belanda Kayak Istri Gubernur Kaltim, Bongkar Belinya di Mana
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?