SUARA CIANJUR - Motif seorang pelajar di Kabupaten Temanggung, RSE, yang membakar sekolahnya akhirnya terungkap setelah insiden tersebut.
Pemuda berusia 14 tahun itu mengakui bahwa perbuatannya dipicu oleh rasa sakit hati yang dialami akibat perlakuan buruk dari guru dan teman-temannya di sekolah.
RSE mengungkapkan bahwa dirinya seringkali menjadi korban perundungan oleh teman-teman sekelasnya.
Namun, saat ia melaporkan masalah ini kepada para guru, respon yang diberikan tidak memuaskan.
Selain perlakuan dari teman-teman, RSE juga merasa frustasi karena tugas prakarya yang telah ia kerjakan tidak mendapatkan penghargaan yang layak dari guru.
Bahkan, hasil karyanya tersebut malah dirobek oleh sang guru. Akibat kekecewaan ini, ia mengambil keputusan nekat untuk membakar gudang ruang prakarya sekolah.
Dampak dari tindakannya ini sangat merugikan sekolah, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta.
Selain gudang prakarya yang hancur terbakar, dua ruang kelas juga ikut terkena dampak dari kobaran api yang marak.
Pelaku, seorang siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Pringsurat, sekarang dihadapkan pada konsekuensi hukum yang serius.
Baca Juga: Tyronne Del Pino Ungkap Alasan Gabung Persib Bandung, Lagi Lagi Pesona Luis Milla Jadi Kunci
Ia dijerat dengan Pasal 187 KUHP yang mengatur tindakan pembakaran dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.
Namun, seiring dengan adanya UU 11 Tahun 2012 tentang peradilan anak, hukuman yang akan dijatuhkan terhadap pelaku anak-anak biasanya setengah dari hukuman dewasa. (*)
Berita Terkait
-
Siswa dari Cianjur Menjadi Korban Perundungan, Polsek Pacet Berhasil Ringkus Terduga Pelaku
-
Orang Tua Terkejut dengan Koperasi yang Tidak Stabil dan Tabungan yang Hilang di SDN 2 Kondangjajar
-
Pelajar Tawuran Menginjak-injak Ibu dan Menantu di RS Bekasi
-
Miris! Akibat Bullying terhadap Siswa Normal, Terpaksa Pindah ke SLB
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Pelangi di Mars Diserang Isu AI hingga Buzzer, PH Beri Klarifikasi Panjang
-
Polisi Bongkar Rumah Produksi Petasan Ilegal di Pamekasan, Ratusan Barang Bukti Disita
-
CEK FAKTA: Rudal Iran Serang Gedung Putih AS hingga Hancur, Benarkah?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba
-
Lebaran 2026, Warga Agam Lewati Material Bekas Banjir Bandang Demi Silaturahmi
-
Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak iIstri Sah
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?