SUARA CIANJUR - Persija Jakarta harus menghadapi cobaan berat menjelang pertandingan pekan kelima Liga 1 2023-2024.
Tim ini harus merelakan dua pemain andalannya, Hansamu Yama dan Resky Fandi, berlatih terpisah karena mengalami cedera.
Pelatih Persija, Thomas Doll, memberikan penjelasan terkait kondisi kedua pemain tersebut.
Menurut Thomas Doll, Resky Fandi mengalami bengkak pada pergelangan kakinya setelah latihan kemarin.
Cedera tersebut membuat partisipasinya dalam pertandingan melawan Persebaya menjadi tanda tanya besar.
Tim medis Persija berusaha semaksimal mungkin untuk memulihkan kondisi pemain tersebut agar bisa tampil pada pertandingan tersebut.
Sementara itu, Hansamu Yama mengalami masalah pada hamstring-nya. Akibat cedera tersebut, dia dipastikan akan menjalani masa pemulihan selama beberapa minggu.
Kehilangan pemain seperti Hansamu tentu menjadi kekhawatiran bagi Persija, mengingat pentingnya peran pemain tersebut dalam permainan tim.
"Jadi ankle Resky bengkak dari latihan kemarin, semoga dia siap untuk lawan Persebaya. Kemudian Hansamu karena dia ada (masalah) hamstring, jadi dia rehat untuk beberapa minggu. Kami memantau kondisinya," tutur Thomas Doll dikutip dari jakartansfootball.id Jumat 28/07/2023.
Baca Juga: Pentingnya Ruang Ganti bagi Thomas Doll dalam Membentuk Tim Solid
Cedera juga menimpa pemain Persija lainnya, Oliver Bias. Meskipun telah bergabung dengan tim baru-baru ini, Bias belum sepenuhnya siap untuk bermain dalam pertandingan melawan Persebaya.
Thomas Doll menjelaskan bahwa Bias baru melakukan dua kali sesi latihan sejak bergabung dengan tim dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk beradaptasi sebelum bisa dimainkan.
"Kudela hari ini sedang libur. Dia tak latihan sore ini, tapi sudah menjalani latihan tadi pagi. Oliver Bias mungkin belum akan kami turunkan saat melawan Persebaya. Minggu lalu setelah datang, dia (Bias) tidak latihan banyak, dia masih butuh sesi latihan lagi dan baru latihan dua kali, Jadi kita harus hati-hati, kami harus kasih dia waktu," ungkap Thomas Doll. (*)
Berita Terkait
-
Pentingnya Ruang Ganti bagi Thomas Doll dalam Membentuk Tim Solid
-
Dewa United Bertengger Puncaki Klasemen BRI Liga 1 hingga Pekan Ke 4, Jan Olde Riekerink: Terima Kasih
-
Persib Siap Adu Laga Tandang Lawan Persik Kediri, Bobotoh Salfok Sama Alberto Rodriguez: Kasian Kayak Ga Punya Temen Nongkrong
-
Manajemen Persija Terus Kembangkan Sayap Bisnis Di Era Digital, Jakmania Protes hingga Sindir Soal Pemain Asing
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit