SUARA CIANJUR - Tak ada yang bisa membayangkan bagaina rasa sakit yang dialami Imam Masykur (25) yang menjadi korban penganiayaan hebat seorang anggota Paspampres alias Pasukan Pengamanan Presiden.
Pemuda asal Aceh tersebut berteriak, memohon ampun, namun semua sia-sia lantara anggota Paspampres tersebut tetap menghabisinya.
Berkali-kali punggunng pemuda asal Aceh itu dihantam di dalam mobil. Penderitaan korban, sama sekali tak mendapat belas kasih dari ketiga Prajurit TNI yang melakukan penculikan itu.
Alih-alih berbelas kasi, para pelaku malah mengirimkan video penyiksaan pada orangtua korban korban sambil meminta uang tebusan Rp50 juta.
"Aduuuh, Allahuakbar, Lailahailallah, Aduh," ucap Imam Masykur dalam video yang beredar pada Minggu, 27 Agustus 2023.
Berikut adalah poin-poin siksa anggota Paspampres:
1. Imam Masykur mengalami penganiayaan oleh anggota Paspampres:
Imam Masykur, seorang pemuda asal Aceh, mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Dia dianiaya menggunakan benda tumpul di punggungnya dalam sebuah mobil. Terdengar jeritan pilu dari Imam Masykur saat dia disiksa.
Baca Juga: Viral Penjual Tahu Bulat Berjualan di Perairan Saguling, Keliling Pakai Perahu
2. Rekaman video penganiayaan dan permohonan uang:
Para pelaku merekam aksi penganiayaan tersebut dan mengirimkan video tersebut kepada orangtua korban.
Mereka meminta uang sebesar Rp50 juta (Rupiah) agar tidak melanjutkan penganiayaan.
Dalam video tersebut, Imam Masykur memohon agar uang tersebut segera dikirimkan.
3. Ancaman nyawa dan permintaan uang:
Pelaku mengancam akan menghabisi nyawa Imam Masykur dan membuang jasadnya ke sungai jika uang sebesar Rp50 juta tidak dikirimkan.
Tag
Berita Terkait
-
Paspampres Culik dan Aniaya Pemuda Hingga Tewas, Panglima TNI: Hukum Berat!
-
Viral! Wanita Berani Melompat untuk Selamat dari Driver Ojol yang Akan Menculiknya
-
Mantan Napi Teroris Sempat Targetkan Bom Buku 2011 pada 4 Target, Salah Satunya Ahmad Dhani
-
Dulu Beri Bantuan Besar saat Aceh Diterjang Tsunami, Jusuf Kalla Terbangkan PMI Pasca Turki Diguncang Gempa
-
Kesedihan Sertu Iwan Supriyanto Rawat Anaknya Seorang Diri, Istrinya Malah Ngamar dengan Prajurit TNI Lain
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati