Deli - PSMS Medan dibantai PSAD Kodam I Bukit Barisan dengan skor 0-5 dalam laga uji coba sebelum Liga 2.
Pelatih PSMS Medan I Putu Gede tidak sungkan-sungkan mencoret pemain yang tidak menunjukkan perkembangan baik, meski sudah terikat kontrak.
"Di awal saya sudah bicara dengan manajemen, walaupun sudah dikontrak. Dalam latihan mereka juga gak maksimal, kemampuan gak berbenah, gak ikutin taktikal ciri khas kita, ya kita lepas," kata Putu, Sabtu (28/5/2022).
Menurut Putu Gede, tidak mungkin mempertahankan pemain yang tidak produktif.
"Ya tentu kita tak mungkin mempertahankan pemain yang gak produktif, karena ini proses," tambahnya.
Dirinya mengatakan, semua pemain masuk dalam catatannya. Baik masih trial hingga sampai yang sudah dikontrak.
"Hari ini jadi salah satu catatan penting buat semua pemain. Selama proses pelatihan tidak berkembang, ya sudah kita cut," ujarnya.
Disinggung perihal calon amunisi tambahan sebelum Liga 2 2022 bergulir, Putu mengaku ke depan lebih fokus ke pemain incaran.
"Kalau trial lagi gak lah. Kita meski perekrutan, yang siap pakai dan sesuai kebutuhan kita di hampir semua posisi," jelasnya.
Putu mengatakan, nama-nama pemain yang menjadi incaran masih dirahasiakan. Dirinya berupaya untuk memboyong calon-calon pemain baik dari Liga 2 hingga Liga 1.
"Saat ini belum bisa sebut nama. Tapi ada beberapa nama pemain (incaran) dari klub Liga 2, dari Liga 1 juga ada," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Indonesia di Liga Belanda Dilaporkan Masuk Radar Transfer Liverpool
-
Daftar 3 Pemain Keturunan yang Dicoret John Herdman Menjelang Pertandingan FIFA Series 2026
-
John Herdman Gigit Jari Pemain Keturunan Calon Mesin Gol Timnas Indonesia Alami Cedera Paha
-
Cerita Pemain Keturunan Bikin Cristiano Ronaldo Naik Pitam Gegara Hal Sepele
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Senjata Mainan 'Omega' Telan Korban Warga Makassar: Ibu dan Anak Sudah Kena Mata
-
Siapa Riono Asnan? Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya Meninggal Dunia Hari Ini
-
Berapa Nominal THR Ideal Buat Keponakan? Ini Panduan Pembagiannya
-
Cadangan BBM Indonesia Tinggal Berapa Lama? Ini Dampaknya Jika Menipis
-
Soal Kerugian Negara Kasus Pertamina, Febri Diansyah Ingatkan Putusan Pengadilan Tipikor
-
Dugaan Manipulasi IPO dan Transaksi Semu, OJK Geledah Kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia
-
Tembakan Polisi Tewaskan Remaja di Makassar, Polri Klaim Penggunaan Senpi Terus Dievaluasi
-
Larang Ada Interupsi dalam Sidang Praperadilan Yaqut, Hakim ke KPK: Ini Bukan Acara Talkshow TV
-
Poco X7 5G dan Poco M7 Pro 5G Berpotensi Jadi HP Gaming 5G Paling Dicari Tahun 2026