Deli-Jamaah Indonesia diingatkan terus untuk memanfaatkan waktu istirahatnya sebelum melaksanakan ibadah umroh wajib begitu tiba di Bandara Udara Internasional King Abdul Aziz Jeddah Makkah.
Tim Promosi Kesehatan PPIH, dr Aris Yudhariansyah menyampaikan, hal ini guna mencegah para jamaah dari kelelahan karena perjalanan jauh dari daerah asal embarkasi.
"Para jamaah yang sudah memakai pakaian ihram itu biasanya terlalu bersemangat untuk langsung melaksanakan ibadah umroh wajibnya. Padahal dengan perjalanan jauh dari asal embarkasi ke Jeddah itu, harusnya dimanfaatkan dengan istirahat yang banyak, sehingga nantinya tidak lelelahan saat umroh wajib,” ungkapnya, Rabu (22/6/2022).
Seharusnya, kata Aris, begitu tiba di Bandara manfaatkan waktu untuk istirahat di Paviliun Plaza yang sudah disediakan dan tetap konsumsi air yang banyak. Selanjutnya saat berada di hotel, manfaatkan waktu sejenak dengan sebaik-baiknya.
“Istirahat dulu untuk mengatur fisiknya agar nyaman, lalu bergerak lagi untuk umroh wajib. Jangan karena sudah menggunakan pakaian ihram, jamaah terlalu bersemangat untuk langsung umroh,” katanya.
Selain terlalu bersemangat untuk umroh, lanjut Aris, biasanya jamaah sudah merasa lelah dengan menggunakan ihram dari embarkasi asalnya, sehingga ingin segera melaksanakan umroh dan selanjutnya mengganti baju ihram.
“Ini yang membuat banyak kasus para jemaah kelelahan di Masjidil Haram saat umroh. Bahkan ada yang sampai pingsan. Karena ibadah umroh dan haji ini kan ibadah fisik, sehingga harus diperhatikan kondisi fisik dengan kondisi cuaca di Arab Saudi yang suhu ekstrem panas yang mencapai 40-43 derajat dengan kelembaban 19 persen,” bebernya.
Aris juga mengingatkan para jemaah untuk tetap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti topi, sun block, kacamata hitam. Kemudian juga sesering mungkin menyemprotkan tubuh dengan cairan yang diberikan, tidak menggunakan baju hitam atau gelap karena akan menyerap panas.
“Jangan lupa untuk tetap pakai masker. Karena kasus covid di Arab Saudi masih tinggi sekitar 100 kasus per harinya,” pungkasnya.
Seperti diketahui, jamaah Indonesia gelombang II telah mendarat di Bandara Udara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, mengambil Miqat Makani sejak di embarkasi atau di dalam pesawat ketika posisi terbang sejajar dengan Qarnul Manazil atau Yalamlam atau di Bandara King Abdul Aziz Jeddah.
Berita Terkait
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Hasil Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste: Menang 3-0, Garuda Nusantara Belum Mampu Gusur Vietnam
-
Elara Skin Indonesia Resmi Luncurkan Rangkaian Skincare Berbasis EXO3 Technology
-
Bikin Malu! Stadion Utama Sumut Mendadak Gelap Gulita saat Laga Timnas Indonesia U-19
-
Pelatih Oman Puji Kualitas Timnas Indonesia: Campuran Lokal dan Belanda
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi