Deli.Suara.com - Seorang pria berinisial RH (42) warga Kota Tanjung Balai Sumatera Utara (Sumut) nekat menjual narkoba jenis sabu sama polisi.
Perbuatan nekat pelaku ini malah membawanya ke jeruji besi. Polisi yang menerima barang haram ini langsung memborgol RH dan memboyongnya ke pihak berwajib.
Kasi Humas Polres Tanjung Balai AKP Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan penangkapan ini bermula dari adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan kalau di seputaran Kota Tanjung Balai, ada pria yang mengedarkan narkoba jenis sabu.
Berdasarkan informasi tersebut tim melakukan penyelidikan dan selanjutnya tim melakukan teknik undercover buy kepada seorang laki-laki tersebut.
"Petugas yang menyamar memesan narkotika jenis sabu kemudian laki-laki tersebut menyerahkan satu buah paket plastik transparan diduga berisi sabu kepada petugas kepolisian yang menyamar sebagai pembeli," ujarnya.
AKP Ahmad mengatakan begitu RH menyerahkan Narkoba, personel langsung melakukan penangkapan serta dibantu tim opsnal lainnya.
Dari RH tim menyita satu bungkus plastik kecil klip transparan berisi sabu dan satu bungkus plastik klip transparan ukuran sedang diduga berisi narkotika jenis sabu yang ada di genggaman tangan sebelah kirinya.
"Tim melakukan interogasi terhadapnya dan RH menerangkan benar narkotika jenis sabu tersebut adalah benar miliknya," katanya.
Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap rumah RH yang didamping Kepala Lingkungan juga didapat serta disita berupa satu buah timbangan elektrik di dalam dompet warna merah di dapur rumah.
Baca Juga: Ratusan Warga Madina Keracunan Gas, Presiden Jokowi Didesak Cabut Izin dan Tutup PT SMGP
"Satu bal plastik klip transparan kosong. Satu butir diduga narkotika jenis pil Ekstasi. Tiga buah pipet runcing atau sekop, uang tunai sebesar Rp.395.000 hasil penjualan dan satu kotak kecil warna merah berisi plastik klip transparan kosong," kata Ahmad.
Atas perbuatannya kemudian pelaku RH beserta barang bukti yang terlah disita dibawa ke Mapolres Tanjungbalai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
BNNP Sebut Ada 15 Ribu Pengguna Narkoba di Bali, Sabu-sabu Paling Diminati
-
Kejari Denpasar Hancurkan Ratusan HP Bersama Narkoba dan Uang Palsu
-
Coki Pardede Beberkan Alasan Pakai Narkoba, Tidak Berkaitan dengan Pekerjaan
-
Dengan Tangan Diborgol dan Baju Oranye, Coki Pardede Muncul di Podcast Dedy Corbuzier, Jelaskan Tuduhan Gay
-
Didampingi Pendeta Selama Rehab, Coki Pardede Resmi Masuk Kristen?
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan