Suara Denpasar - Kepala BNNP Bali, Brigjen Gde Sugianyar Dwi Putra menyebut ada sekitar 15 ribu pengguna narkoba di Bali. Pengguna narkoba itu tidak hanya di perkotaan, melainkan masuk hingga pelosok desa.
"Narkoba jenis sabu-sabu adalah yang paling diminati masyarakat," kata Sugianyar, Rabu (28/9/2022).
Hal itu disampaikan Gde Sugianyar saat memberikan penghargaan terkait prestasi pengungkapan kasus narkoba kepada 21 orang personel Polresta Denpasar. Lebih lanjut dikatakan Sugianyar, kasus narkoba menduduki peringkat teratas yang ditangani penegak hukum di Bali. Di bawahnya ada kasus pelanggaran hukum seperti kejahatan jalanan, hingga korupsi.
"Kasus narkoba paling banyak. Bahkan para narapidana di Lapas Kerobokan sekitar 70 persennya dihuni oleh orang yang terlibat kasus narkoba. Dan dampak dari banyaknya napi narkoba membuat Lapas kelebihan kapasitas hingga tiga kali lipat," ujarnya.
Mantan Kabid Humas Polda Bali ini menjelaskan, dari data BNN RI, sekitar 3,5 juta masyarakat Indonesia terlibat penyalahgunaan narkoba. Dari jumlah itu, diperkirakan ada 15 ribu orang di Bali.
Lantas kenapa narkoba jenis sabu-sabu paling digemari, Sugianyar menjelaskan bahwa sabu-sabu mudah diedarkan dengan cara sistem tempel. Saking populernya, narkoba jenis ini juga merambah hingga ke desa-desa di Bali. Penggunanya pun kebanyakan masyarakat lokal.
Hal ini berbeda dengan WNA, yang menurut Sugianyar, lebih menggemari narkoba jenis ganja, kokain dan heroin.
"Untuk itu, kami BNNP membuat program pencegahan narkoba bernama Desa Bersinar (bersih dari narkoba). Sedangkan pihak kepolisian yakni Polresta Denpasar membuat program Sipandu Beradat (Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat)," jelas dia.
Pada kesempatan yang sama, Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas tak menampik tingginya angka peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Denpasar. Berdasarkan data pengungkapan kasus narkoba selama delapan bulan terakhir, dari Januari hingga Agustus 2022, sebanyak 229 kasus dengan 297 tersangka.
Baca Juga: Cara Menghapus Pajak Kendaraan Bermotor yang Tak Terpakai Agar Tidak Muncul Tagihan
Sedangkan jumlah barang bukti, sabu-sabu seberat 20.393 gram, ganja 22.597 gram, ganja cair 384 gram, ekstasi 2.148 gram dan tembakau gorila 67 gram.
"Hampir setiap hari anggota kami menangkap pelaku narkoba. Dua atau tiga orang setiap harinya kami tangkap karena terlibat kasus narkoba. Setiap bulan puluhan orang dan ratusan orang setahun. Ini mengindikasikan jumlah penyalahguna narkoba di Denpasar cukup tinggi," bebernya.
Menurut Bambang, penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan yang terus ada dan terus berkembang seiring perkembangan jaman. (MNP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Dari Yugoslavia hingga Hindia Belanda: Negara-Negara yang Pernah Tampil di Piala Dunia Kini Hilang
-
Serum Retinol Hanasui Dipakai Kapan? Ini Panduan yang Benar agar Hasil Maksimal
-
Red Velvet Rayakan 12 Tahun Debut dengan Comeback Grup Lengkap dan Fan-Con
-
Tergiur Kerja di Tambang Papua, Wanita di Lampung Utara Kena Tipu Janji Manis Residivis
-
Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP
-
BLEACH Rilis Ilustrasi Perjalanan Ichigo Jelang Final Arc The Calamity
-
Bocoran Tecno Pova 8 Pro Terbaru, Usung RAM 12 GB dengan Dimensity 7300
-
Dua Sejoli di Kampar Terciduk Curi Motor, Sempat Ngumpet di Atas Pohon
-
Moratorium SPPG Harus Jadi Momentum Audit Nasional, Bukan Sekadar Stop Dapur Baru
-
Fenomena Green Consumerism: Peduli Lingkungan atau Sekadar Tren Belanja?