Deli.suara.com – Anies Baswedan diterpa dilema ketika harus memilih calon pasangan wakil presiden yang akan menemaninya nanti. Sampai saat ini, Anies belum menetapkan siapa sosok yang akan maju bersamanya saat Pilpres 2024 nanti.
Semua partai politik sibuk mempersiapkan Pilpres 2024 yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang. Partai NasDem sendiri mengusulkan Anies Baswedan sebagai capres yang akan maju di Pilpres 2024. Akan tetapi, sampai saat ini Anies belum memilih siapa yang akan maju bersamanya.
Partai NasDem, Demokrat, dan PKS tengah mencari sosok figur yang cocok untuk disandingkan dengan Anies. Dan masing-masing partai yang berkoalisi ini pun mulai mengusulkan satu kandidat dari masing-masing partai.
AHY atau Agus Harimurti Yudhoyono dan Aher atau Ahmad Heryawan diusulkan menjadi cawapres yang akan mendampingi Anies di Pilpres nanti. Tapi, sampai saat ini Anies belum memilih siapa di antara mereka berdua yang akan maju bersamanya.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengungkapkan, bahwa hubungan Anies, AHY dan Aher ini seperti cinta segitiga yang rumit dan tak kunjung usai.
“AHY dan Aher sama-sama diberi harapan. Ketika Anies bertemu AHY, keduanya mengklaim punya chemistry dan kecocokan yang sama. Ketika Anies berjumpa Aher, keduanya juga saling berbalas pantun. Sangat terlihat ketiganya terlibat dalam cinta segitiga. Sama-sama berebut jadi pasangan Anies. Problemnya, Anies memberikan harapan yang sama ke AHY dan Aher,” tutur Adi pada Selasa (1/11/2022).
Dilihat dari kondisi Anies, hal ini jelaslah rumit. Ia merasa dilema dan serba salah jika memilih salah satu di antara AHY dan Aher. Persoalan ini juga menyebabkan koalisi NasDem, Demokrat dan PKS belum selesai mencapai mufakat sampai sekarang.
Menurut Adi, alasan Demokrat dan PKS berebut posisi cawapres untuk mendampingi Anies karena keduanya memiliki tujuan. Pertama, tujuan untuk mendapatkan efek ekor jas karena Pilpres akan dilakukan secara serentak.
Untuk alasan kedua, menurut Adi, kedua partai tersebut ingin membuat katup pengaman agar pemilih mereka tak pindah ke NasDem. Isu lain yang menambah kekisruhan antara tiga partai ini mencuat, pasalnya muncul sosok lain yang masuk ke dalam penjajakan tiga partai tersebut.
Baca Juga: Valerie Thomas Lewati Banyak Rintangan dan Putuskan Bertahan di London, Alasannya?
Nama yang diajak berkomunikasi ini disebut berasal dari luar koalisi NasDem, Demokrat dan PKS. Hal ini juga diungkapkan oleh Willy Aditya selaku Ketua DPP Partai NasDem. Ia mengatakan, ketiga partai yang tengah berkoalisi itu sedang menjalin komunikasi dengan tokoh lain.
Tokoh lain yang muncul ini disebut sebagai alternatif ketika usulan cawapres AHY dan Aher urung disepakati.
“Ada bebeerapa nama yang terus menerus dikomunikasikan, terus menerus dibangun chemistry, baik lahir maupun batin,” ujar Willy di Gedung DPR RI, Selasa (1/11/2022).
Willy tak menyebutkan nama yang sudah masuk ke dalam radar yang punya potensi menjadi cawapres mendampingi Anies nanti. Namun, Willy juga mengatakan bahwa orang yang akan menemani Anies nanti harus memperkuat koalisi yang dibangun oleh tiga partai, bukan menimbulkan keretakan.
“Ya kalau dalam survei ada big ten, tapi di luar itu ya beberapa variabel penting ya. ya, teman-teman tahu lah siapa yang ada di dalam radar, dan tidak terlalu jauh,” ujar Willy terkait isu tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
BRI Berikan Diskon Produk Johnny Andrean, Sepaket Lebih Murah!
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
-
40 Hari Berpulang, Habib Jafar Ungkap Ketegaran Vidi Aldiano di Akhir Hayat
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 19 April 2026: Raih Skyboard, M1014 Laut Ganas dan Blazing
-
6 HP Realme dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Diserang di Bandara hingga Tewas, Ini Kronologi Lengkap Penikaman Nus Kei dalam 2 Jam
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Jatuh Cinta Lagi oleh Nadhif, Teror Manis bagi Hati Saya yang Belum Sembuh